Kalau di tulisan sebelumnya kami sajikan bahasan 3 Dampak buruk jika ayah tidak dekat dengan anak laki-laki . Dalam tulisan ini kami akan sajikan bahasan tentang dampak buruk jika ayah tidak dekat dengan anak perempuan.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa salam bersabda :

” Barang siapa dapat mengasuh dua orang anak perempuannya hingga dewasa, maka aku bersamanya di Hari Kiamat kelak. “Anas bin Malik berkata : Beliau merapatkan kedua jarinya. (H.R.Muslim)

Memiliki anak perempuan adalah sebuah karunia terindah bagi setiap orang tua, Rasulullah SAWpun menyampaikan kabar baik tentang keistimewaan memiliki anak perempuan. Sungguh sangat disayangkan jika para orang tua khususnya ayah menyia-nyiakan anak perempuan yang Allah titipkan padanya.

Berikut adalah 3 dampak buruk jika ayah tidak dekat dengan anak perempuan.

1.  Pergaulan yang tidak terkontrol hingga terjerumus pergaulan bebas

Saat anak perempuan tidak mendapatkan kasih sayang, kelembutan dan kedekatan dari sosok ayah dalam hidupnya cenderung akan mencari sosok tersebut di luar. Satu hal yang banyak terjadi adalah saat dia menemukan apa yang dia cari selama ini dari laki-laki lain, pacarnya. Dia mendapatkan kasih sayang, dihargai dan didengarkan sehingga dia rela memberikan apapun pada laki-laki tersebut, termasuk kehormatannya. Jadilah ini sebagai awal baginya terjeremus pada pergaulan bebas.

2. Sulit untuk percaya dan menerima laki-laki sebagai suaminya

Dalam beberapa kasus anak perempuan yang jauh dari ayah biasanya menyimpan dendam pada ayahnya. Mungkin sebab ayah yang mengecewakan ibunya, ayahnya berselingkuh atau pergi tanpa mempedulikan dia sama sekali. Pada akhirnya anak yang mengalami hal ini sulit untuk percaya pada laki-laki, ia bahkan cenderung menyamakan kalau laki-laki semuanya sama.

Ujung dari dampak buruknya adalah sulitnya anak perempuan ini menemukan jodohnya atau malah trauma untuk menikah.

3. Tidak menemukan jodoh yang ideal

Salah satu kewajiban seorang ayah terhadap anak perempuannya adalah mencarikan calon suami terbaik untuk anaknya. Baik agamanya, baik akhlaknya dan tentu juga baik asal usul keluarganya. Jika seorang ayah abai dan tidak peduli pada anaknya, tentu sang anak mencari jodohnya sendiri tanpa memperhatikan kriteria-kriteria jodoh terbaik yang sudah ditentukan oleh Islam.

Membangun hubungan yang baik dengan ayah

Kita sebagai anak tentu tidak bisa memilih lahir dari rahim ibu seperti apa, begitu juga tak bisa meminta ingin mendapatkan ayah seperti apa. Kita hanya menjalani takdir kehidupan kita, menerimanya serta mengambil pembelajaran dalam setiap kondisi yang ada. Termasuk dengan kondisi jauh dengan ayah.

Jika anda saat ini mengalami masalah jauh dengan ayah dan ayah anda masih hidup maka bangunlah kembali hubungan baik dengan ayah anda. Sebab apapun alasannya, selama masih ada dendam, ketidaksukaan dari hati anda pada ayah akan memberikan dampak buruk bagi hidup anda kedepannya. Seburuk apapun ayah anda, tetaplah terima dia sebagai ayah terbaik, ikhlaskan dan manfaatkanlah segala hal yang tidak mengenakkan darinya.

Menyadari dan segera berbenah

Jika saat ini anda merasakan seorang yang jauh dari ayah dan mengalami berbagai permasalahan dalam hidup anda. Baik itu masalah mental ataupun psikis segeralah sadari kalau itu berawal dari hubungan yang tidak baik dengan ayah. Belajarlah, berbenah, InsyaAllah selalu ada jalan untuk membersihkan pengalaman-pengalaman buruk yang masih tersimpan dalam alam bawah sadar. Saat ini sudah banyak hadir terapis yang menangani kasus seperti ini.

“Seburuk apapun perlakuan ayah pada anda, beliau tetaplah ayah anda. Sayangi ia dan selalu do’akan ia”

Artikel Menarik Lainnya




comments