Haid atau menstruasi adalah tanda kedewasaan pada wanita. Secara biologis mentsruasi memberi tanda kalau sistem reproduksi di rahim telah sempurna dan matang. Peristiwa ini dipengaruhi oleh hormon reproduksi baik FSH-Estrogen maupun LH-Progesteron yang mulai bekerja di dalam tubuh. Menstruasi terjadi setiap bulan semenjak usia remaja hinggga menopause.

Salah satu hal perlu kita ilmu seputar menstruasi atau haid ini adalah beberapa kelainan menstruasi yang perlu kita ketahui dan juga bagaimana menanggulanginya.

1.  Menstruasi yang menyakitkan (dysmenorrhea)

Dysmenorrhea adalah kelainan saat menstruasi dengan rasa sakit pada tulang punggung bagian bawah atau kaki, kram perut, atau sakit pada tulang panggul. Menurut Ummu Azzam dalam bukunya La Tahzan untuk wanita hadi kelainan seperti ini juga dapat menunjukkan ketidaksuburan seorang wanita yang mengalaminya.

Dysmenorrhea terjadi oleh beberapa faktor diantaranya adalah naiknya kadar kimia alami di dalam tubuh saat ovulasi yang menyebabkan rasa sakit, kelainan reproduksi, endometriosis dan fibrioids. Untuk mengetahui apa penyebab pastinya tentu wanita yang mengalami kelainan ini sangat dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter.

Beberapa hal yang bisa dilakukan saat mengalami nyeri dan sakit pada kelainan ini adalah banyak minum air putih, pengompresan air hangat pada bagian perut  dan juga meminum rebusan temulawak dan jahe.

2. Menstruasi yang sangat hebat (menorrhagia)

Menorrhagia adalah kelainan dengan gejala wanita yang menderita kelainan ini akan mengalami menstruasi selama 7 hari bahkan lebih serta darah yang keluar terlalu banyak dan tidak tertampung lagi oleh pembalut. Kelainan ini disebabkan oleh beberapa hal diantaranya adalah ketidakseimbangan hormon atau kelainan rahim.

Pertolongan pertama yang dapat dilakukan oleh menghadapi kelainan ini diantaranya adalah mengonsumsi banyak zat besi seperti daging yang tidak berlemak, sayuran hijau, sereal, oatmeal, kacang kedelai rebus, dan kacang-kacangan lainnya merupakan sumber zat besi yang baik.

3. Menstruasi tidak teratur (oligomenorrhea) 

Oligomenorrhea adalah kelainan saat waktu menstruasi tidak dapat diprediksi kapan waktu datangnya. Tapi kelainan ini sering terjadi hanya saat-saat awal mengalami menstruasi serta saat akhir menstruasi menjelang menopause.

4. Tidak mengalami menstruasi (amenorrhea) 

Amenorrhea adalah kelainan dimana seorang wanita tidak mengalami menstruasi untuk beberapa waktu tertentu. Kelainan ini bisa disebabkan oleh kehamilan, efek samping dari suatu penyakit, stress, terlalu capek.

Jika kelainan ini terus berlanjut dan bukan karena hamil maka perlu diwaspadai karena wanita yang tidak menstruasi tentu tidak berovulasi (tidak melepas sel telur setiap bulan. Jika tidak berovulasi, maka ia akan kesulitan hamil. Beberapa hal yang bisa dilakukan saat mengalami ini diantaranya adalah mengurasi aktivitas yang terlalu berat, menghindari diet serta memeriksakan diri pada dokter.

Setiap penyakit ada obatnya, begitulah pesan sang nabi pada kita semua. Begitu juga dengan kelainan-kelainan diatas yang mungkin saja diderita tentu juga ada penyembuhnya selama kita terus berdo’a, berikhtiar dan menyerahkan segalanya pada Allah SWT.

Sumber : antiketombe.clear.co.id

Artikel Menarik Lainnya




comments