Golden time, mungkin itulah istilah yang cocok untuk menyebut waktu dari sepertiga malam hingga waktu shubuh.  Di waktu-waktu inilah Allah limpahkan rahmat dan keberkahannya, waktu ini adalah waktu dimana Allah utamakan jika kita gunakan untuk mendirikan shalat malam, waktu ini adalah waktu dimana lebih mudah dan cepatnya terhijab doa-doa, waktu ini adalah waktu dimana Allah segarkan hati dan pikiran sehingga sangat cocok untuk belajar, menghafal Al-quran.

Namun sayangnya, ternyata mendirikan shalat malam bukanlah perkara yang mudah, berat memang untuk mendirikannya bagi sebagian orang , apalagi jika tidak pernah dibiasakan. ( Baca : Terasa Berat Mendirikan Shalat Malam ?, Coba 5 Tips Sederhana Ini )

Ada 4 poin penting yang berkaitan dengan bangun di pagi hari, yang pertama yaitu untuk mendapatkan keberkahan dari mendirikan shalat malam dan yang kedua adalah untuk mengejar shalat shubuh tepat waktu dan berjamaah di masjid (khusus laki-laki). Yang pertama adalah sunnah yang sangat dianjurkan sekali dan kedua adalah sesuatu yang wajib bahkan shalat shubuh Allah jadikan sebagai standar pribadi seseorang sebagaimana perkataan rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari

Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang munafik selain dari shalat Shubuh dan shalat ‘Isya’. Seandainya mereka tahu keutamaan yang ada pada kedua shalat tersebut, tentu mereka akan mendatanginya walau sambil merangkak.” (HR. Bukhari no. 657).

Yang ketiga adalah mendapatkan keutamaan dari shalat sunnah 2 rakaat sebelum shubuh yang Allah menjanjikan pahalanya lebih baik dari dunia beserta isinya sebagaimana termaktub dalam sabda Rasulullah SAW berikut :

“Dua raka’at fajar (shalat sunnah qobliyah shubuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya.” (HR. Muslim no. 725)

Dan yang keempat adalah keutamaan dari duduk berdzikir kepada Allah hingga matahari terbit lalu shalat dua Rakaat, niscaya ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah sebagaimana sabda Rasulullah yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik :

“Barang siapa shalat Fajar berjamaah lalu duduk berzikir kepada Allah hingga matahari terbit lalu shalat dua rakaat, niscaya ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umroh”

Nah, tentu kita para orang tua  ingin anak-anak kita memiliki kebiasaan bangun pagi serta dapat meraih nikmat serta keberkahan Allah SWT di pagi hari. Butuh pendidikan dan pembiasaan sejak dini agar anak memiliki kebiasaan bangun pagi dari sepertiga malam. Berikut adalah 4 tips yang bisa dilakukan untuk membiasakan anak bangun pagi.

1. Orang tua adalah teladan terbaik bagi anak.

Sebelum berfikir bagaimana agar anak kita bisa bangun pagi hari, maka pastikan dulu kita sebagai orang tuanya juga sudah memiliki kebiasaan bangun dipagi hari, mendirikan shalat malam, shalat sunnah 2 rakaat sebelum shubuh dan shubuh berjamaah. Karena teladan adalah cara mendidik terbaik bagi anak-anak kita. Hal ini bisa dilakukan pada anak sejak ia berusia dini bahkan saat balita. Ajak bangun shubuh meskipun dia tidak shalat untuk membentuk kebiasaan baik ini dalam dirinya.

2. Mendidik anak dengan kisah dan cerita

Cara kedua yang bisa dilakukan adalah dengan mengenalkan kepada anak sejak dini kisah-kisah para nabi, kisah nabi Muhammad SAW, kisah ulama, kisah tabi’in dan bagaimana mereka melakukan ibadah untuk meraih ridho Allah SWT

3. Menanamkan nilai tauhid yang kuat pada Anak

Hari ini tak jarang kita lihat para orang tua mendidik anaknya untuk beribadah dengan iming-iming dunia, contohnya adalah menyuruh anak rajin shalat dengan iming-iming agar dapat nilai terbaik, menyuruh anak bangun shalat shubuh agar lulus ujian. Sehingga yang terjadi adalah anak-anak rajin ibadahnya ketika akan ujian saja.

Memang ini tidak selalu keliru, namun jika hal ini yang tertanam dalam mindset anak-anak kita maka hingga dewasa kelak ia akan berpikiran ibadah dilakukan dengan giat dan rajin ketika ada sesuatu yang ingin dicapai apakah itu untuk lulus ujian, diterima ditempat pekerjaan atau momen-momen penting lainnya. Padahal semestinya anak-anak kita melaksanakan ibadah hanya semata sebagai bukti taat kepada Allah SWT, hanya untuk meraih ridho Allah sehingga apapun momennya semangat untuk melaksanakan ibadahnya tetap sama.

4. Bersabar dalam mendidik anak

Dan tips yang keempat adalah kesabaran dan ketekunan kita dalam mendidik anak-anak kita. Mungkin anak kita tidak akan bisa berubah lansung dan bisa dengan mudah bangun pagi, disinilah kesabaran kita dalam berproses menemani perubahan anak-anak kita ke arah yang lebih baik.

“Emas itu berharga, namun untuk membentuknya tak mudah perlu proses pembakaran, perlu dipotong-potong dan diasah hingga ia menjadi berkilau dan memiliki nilai jual yang tinggi” 

Begitu jugalah untuk melahirkan generasi emas, tak mudah memang namun jika berhasil kita lakukan in syaa Allah akan menjadi berharga bagi kita baik untuk dunia maupun akhirat. Dan salah satu hal penting untuk membentuk generasi emas adalah bangun bagi.[Uda Agus/Elmina]

Sumber foto : Salamstock.com

Artikel Menarik Lainnya




comments