Di saat masih sendiri, atau istilah populernya “jomblo” merupakan sebuah anugerah tersendiri dalam hidup. Sebab disaat-saat masih sendiri itulah kita masih memiliki waktu luang, tersedia banyak kesempatan yang dapat dipergunakan untuk kegiatan positive tentunya akan membuahkan banyak manfaat.

Namun sayangnya, tak sedikit dari para “jomblo” yang menyia-nyiakan saat kesendiriannya dengan aktivitas-aktitivitas yang kurang bermanfaat atau malah tidak bermanfaat sama sekali, bahkan aktivitas yang merugikan dirinya sendiri. Sebutlah nongkrong seraya ngerumpi, ikut genk-genk-an, nonton konser, dari konser satu ke konser lainnya, pacaran, ngelamun dirumah, dengerin musik sembari ngingatin masa lalu, nge-game, nonton film atau sinetron sepanjang hari, ber-sosial media ria apakah itu facebook, twitter, instagram dan berbagai jenis lainnya tanpa ada tujuannya.

1 hari 24 jam, dan misalkan status anda “jomblo” selama 10 tahun (kita hitung masa jomblo sejak akhir balig sekitar usia 14-15 tahun), maka usia anda saat ini adalah 25 tahun. Coba renungkan selama 10 tahun jomblo tersebut hal-hal produktif apa yang sudah kita lahirkan? Karya-karya terbaik apa yang sudah kita buahkan? Prestasi-prestasi apa yang sudah kita torehkan? Mari tanya diri kita masing-masing dan merenunginya, atau jangan-jangan masa lalu dalam kesendirian kita berlalu begitu saja, tanpa meninggalkan jejak bagai air jatuh ke pasir? atau masa lalu kita meninggalkan luka menganga yang setiap kali terkenang acap kali meneteskan air mata kepahitan?.

Semua adalah tentang pilihan, kita hari ini adalah buah dari pilihan-pilihan kita dimasa lalu, kita di masa depan adalah buah dari pilihan-pilihan kita dihari ini. Boleh jadi kita salah memilih dimasalalu, tapi mari kita ikhtiarkan untuk memilih yang terbaik bagi masa depan kita nanti, terutama pilihan-pilihan dalam mengisi waktu luang di saat masih sendiri. Sebab waktu adalah mutiara berharga yang tak ternilai harganya, yang telah Allah karuniakan bagi kita semua dengan porsi yang sama banyaknya, dan cara kita mengisi jatah waktu yang Allah berikan pada kita lah yang akan menjadi penentu utama baik atau buruknya masa depan kita kelak.

Golden ages ,masa-masa keemasan begitulah mereka memberikan istilah tentang waktu dimasa muda. Masa-masa yang mana jika kita gunakan sebaik-baiknya akan membuat diri kita semakin bersinar dan berkilau layaknya emas. Untuk mengisi waktu-waktu kesendirian (baca : jomblo) kami memberikan banyak pilihan alternatif aktvitas produktif yang InsyaAllah akan membuat dirimu menjadi pribadi yang “keren” tidak hanya dunia tentu juga akhirat, InsyaAllah.

1. Menghafal Al-quran

(Katanya) dalam masa-masa kesendirian atau penantian itu banyak galaunya, benar? Nah, jika benar aktivitas nomor 1 ini sangat cocok bagi anda adalah menghafal Al-quran. Daripada mengisi waktu dengan kegiatan yang tidak jelas, ditambah dengan sering mendengar lagu-lagu melow yang membuat suasana hati semakin “GeGaNa”( gelisah, galau,merana) lebih baik diganti dengan mendengar murattal qur’an, baca Al-qurannya dan hafalkan. InsyaAllah hati tenang, jiwa terasa lapang, pikiran terasa terang, masa depan terlihat cemerlang. Apalagi salah satu kriteria jodoh idaman itu adalah penghafal Al-quran, meskipun nggak hafal 30 juz ya minimal seminimal-minimalnya hafal Juz 30.

Nggak usah banyak-banyak, rutinkan saja sehari 1 ayat maka kalau kita jomblo 10 tahun dari usia 15 tahun sudah hafal lebih kurang 3650 ayat, dan itu lebih kurang 50% dari isi Al-quran. Maa Syaa Allah, yuk dicoba sedikit demi sedikit.

2. Membaca buku

Satu hal yang menyedihkan bagi umat kita hari ini adalah, melupakan dan mengabaikan dunia literasi. Bahkan literasi (dunia baca tulis) adalah salah satu aktivitas utama para ulama yang membangun peradaban ini dimasa lalu. Entah berapa banyak kitab yang mereka baca dan tulis, bahkan satu judul dari kitab yang ditulis oleh 1 ulama saja sampai beratus-ratus judulnya dan satu judul berbelas jilidnya, sebutlah Imam syafi’i, Imam Malik, Imam Ibnu Al-jauzi, Ibnul Qayyim A ljauziyah, Ibnu katsir dan banyak lagi yang lainnya.

Sudah semestinya kita sebagai anak muda membelalakkan mata melihat fenomena ini. Mari berubah dan berbenah, berkomitmen menjadikan membaca sebagai salah satu aktivitas penting dan utama dalam kehidupan kita. Baca buku, ya jika memang terasa berat diawal-awal minimal 1 bulan khatam 1 buku. InsyaAllah lambat laun akan terasa indahnya membaca sehingga dalam satu bulan bisa membaca lebih banyak buku lagi.

3. Menulis

“Sampaikanlah walaupun satu ayat”, kurang lebih begitulah pesan nabi. Nah, salah satu cara efektif dalam menebar dan menyebar kebaikan adalah dengan menulis, terlebih lagi di era informasi modern saat ini. Melalui bantuan sosial media seperti facebook, twitter, IG dan lainnya dalam hitungan menit tulisan kita bisa dibaca oleh puluhan hingga ribuan orang. Jika masih terasa berat menulis buku ataupun artikel yang panjang cobalah menulis 1 – 3 kalimat tulisan bernilai kebaikan dan posting di berbagai akses sosial media yang kita miliki. Jauh lebih bermanfaatkan? dibanding hanya diisi dengan keluhan-keluhan negative.

Menulis dan membaca adalah dua hal yang tak dapat dipisahkan, maka tips agar selalu dapat ide untuk menulis salah satunya adalah aktivitas membaca. Perbanyak membaca InsyaAllah akan terasa mudah saat menulis, apabila sudah terasa mudah untuk menulis 1-3 kalimat coba naikkan menjadi 1-3 paragraf dan tulis di blog. InsyaAllah kita punya aset kebaikan di dunia maya, yang mana sewaktu-waktu bisa menjadi hal yang sangat berharga bagi sahabat dan saudara kita yang membacanya karena boleh jadi satu atau dua kalimat yang kita tuliskan menjadi jalan kebaikan baginya.

4. Berolahraga

Berolahraga, termasuk aktivitas yang jarang dilakukan bagi mereka yang sendiri kecuali bagi mereka yang memang hobinya olahraga. Padahal olahraga tidak hanya untuk yang hobi, namun bagi setiap orang siapapun dia karena olahraga adalah salah satu kebutuhan penting bagi tubuh.

Luangkanlah waktu untuk berolahraga, minimal 30 menit sehari, bisa diisi dengan berlari, push up, sit up, dan berbagai jenis olahraga ringan lainnya.

5. Mendatangi majelis-majelis ilmu

Ilmu adalah bekal penting yang mesti dimiliki oleh setiap anak muda, termasuk bagi yang masih dalam perjalanan menyonsong masa depan. Siapkan belak menjadi pribadi yang lebih baik, menjadi calon ibu dan calon istri, dan juga menjadi calon ayah dan suami.

Ada banyak keberkahan yang bisa diraup dari majelis ilmu, berkah majelisnya karena majelis ilmu adalah salah satu majelis yang dicintai oleh Allah SWT dan salah satu keutamaan majelis ini adalah tempat di ijabahnya do’a oleh Allah SWT. Selain itu majelis ilmu adalah sarana silaturahim, tempat berkumpulnya pribadi-pribadi yang ingin memperbaiki diri menjadi jauh lebih baik, dengan ini insyaAllah energi kebaikannya akan selalu terhubung hingga selepas majelis.

Banyak nikmat dan keberkahan dari majelis ini, yuk jadikan ini menjadi aktivitas rutin mengisi masa-masa penantian.

Artikel Menarik Lainnya




comments