Allah menciptakan laki-laki berbeda dengan perempuan, maka pola pengasuhan anak laki-lakipun semestinya berbeda dengan pola mengasuh anak perempuan. Banyaknya terjadi penyimpangan orientasi seksual seringkali diakibatkan oleh pola pengasuhan yang tidak tepat, anak laki-laki diasuh dengan cara mengasuh anak perempuan sehingga pada akhirnya ia menjadi laki-laki yang kemayu  atau sebaliknya anak perempuan diasuh dengan pola pengasuhan anak laki-laki sehingga pada akhirnya ia menjadi tomboy . Selain pengaruh pada orietasi seksualnya pola pengasuhan ini juga berpengaruh pada prilaku, sikap serta mentalnya yang pada akhirnya ini juga sangat menentukan kehidupannya di masa remaja, dewasa bahkan hingga tua nanti.

InsyaAllah dalam beberapa tulisan di website ini kami akan membahas tentang pedidikan khusus anak laki-laki, apa-apa saja yang harus diketahui oleh anak laki-laki. Pada bagian pertama ini bahasannya adalah 5 Hal Penting Yang Harus Diketahui Khusus Anak Laki-Laki.

1. Laki dan perempuan itu berbeda

“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita. Oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka…..(QS. An Nisaa’ : 34)

Hal pertama yang perlu diketahui oleh seorang anak laki-laki adalah kalau laki-laki itu berbeda dengan perempuan. Berbeda tanggung jawabnya, berbeda cara berpikirnya, berbeda cara berkomunikasinya dan berbeda  tanggung jawabnya. Allah memberi laki-laki tanggung jawab kepemimpinan atas wanita. Laki-laki menjadi pemimpin atas wanita, selayaknya ia melindungi dan menjaga kehormatan wanita.

2. Bijak menyikapi disaat muncul rasa suka pada lawan jenis

Setelah melewati masa akil baligh anak laki-laki akan memiliki kecenderungan atau rasa suka terhadap anak perempuan. Rasa ini normal dan merupakan anugerah dari Allah SWT kepada setiap manusia. Banyak media baik itu media elektronik dalam bentuk sinetron, film serta musik secara lansung maupun tidak lansung mendidik anak laki-laki mencurahkan rasa suka pada lawan jenisnya ini dalam bentuk pacaran.

Dalam hal ini kita bijak menyampaikan  pada anak laki-laki,  memiliki rasa suka pada lawan jenis adalah hal yang wajar dan itu salah nikmat dari Allah SWT. Namun perlu diketahui dalam islam ada pembatasan hubungan dalam pergaulan laki-laki dan perempuan yang bertujuan untuk kebaikan si laki-laki dan perempuan. Maka jika memiliki rasa suka pada lawan jenis cukup disimpan saja rasa tersebut dan jangan sekali-kali diekspresikan dalam bentuk hubungan yang Allah SWT larang semisal pacaran.

3. Menjaga serta menundukkan pandangan

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Mahamengetahui apa yang mereka perbuat.” Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya.” (QS. an-Nur 30 – 31)

Surah an-nur ayat 30 – 31 diatas adalah solusi praktis menghindari terjadinya pelecehan seksual yang kerap terjadi hari ini khususnya yang dilakukan oleh anak-anak dibawah usia. Orang tua perlu mengajarkan mana batasan-batasan aurat seorang lawan jenis menurut Islam serta menjelaskan tentang pentingnya menjaga serta menundukkan pandangan terhadap lawan jenis.

Menjaga dan menundukkan pandangan tidak hanya saat melihat lansung lawan jenis namun juga menjaga pandangannya terhadap gambar yang dilihat serta video atau film yang ditonton.

4. Menjaga pergaulan dengan sesama laki-laki

LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender ) adalah hal penting yang perlu kita waspadai terhadap anak-anak kita termasuk juga anak laki-laki. Untuk menghindari hal ini perlu kita sebagai orang tua mengingatkan anak laki-laki kita untuk menjaga pergaulan dengan teman laki-lakinya seperti tidak tidur dalam satu selimut, tidak masuk secara berbarengan ke dalam kamar mandi, tidak saling memperlihatkan kemaluan masing-masing serta hal-hal lain yang bisa menyebabkan munculnya kecenderungan penyimpangan seksual ini.

5. Menumbuhkan jiwa kepemimpinan dalam dirinya

Dalam point pertama kita sudah menyebutkan firman Allah SWT yang menyebutkan kalau anak laki-laki adalah pemimpin. Seorang pemimpin harus mampu bertanggung jawab, mengambil keputusan, melindungi serta mengayomi yang dipimpin dan menjadi tanggung jawabnya. Maka bagi orang tua sudah menjadi kewajiban untuk menumbuhkan jiwa kepimpinan dalam diri anak laki-lakinya.

Banyak cara dilakukan untuk menumbuhkan serta menjaga jiwa kepemimpinan dalam diri seorang anak laki-laki seperti mengajarkannya tentang kemandirian sejak dini, mengajak dia bepergian, mengajarkan untuk mengambil tanggung jawab, mengambil keputusan sejak dini serta juga bisa memberikan contoh teladan melalui ayahnya.

Selain itu menumbuhkan jiwa kepemimpinan pada anak laki-laki juga bisa dilakukan melalui cara menceritakan kisah para nabi, kisah para sahabat nabi, kisah khulafaurasyidin dan juga kisah-kisah ulama-ulama terdahulu.

Sumber foto : www.solusisehatku.com

Artikel Menarik Lainnya




comments