Setiap wanita tentu memiliki mimpi dan harapan yang sama yaitu bisa membahagiakan suaminya, bisa menjadi sahabat terbaik bagi suaminya, bisa memberikan pelayanan terbaik bagi suaminya dan juga menjadi istri yang selalu dirindukan oleh suaminya, saat bertemu terasa enggan untuk berpisah dan saat berpisah selalu rindu untuk bersama kembali.

Dan, setiap istri tentu sama-sama tidak menginginkan menjadi istri yang menjengkelkan bagi suaminya, menjadi istri yang membosankan bagi suaminya, saat bersama waktu terasa begitu lama dan saat berpisah menjadi sebuah kebahagiaan, tentu setiap wanita yang akan menjadi istri atau sudah menjadi istri tidak menginginkan hal ini.

Menjadi istri shaleha adalah idaman meskipun itu tak mudah, menjadi istri yang selalu dirindukan suami adalah impian meskipun itu butuh perjuangan. Namun bagi setiap wanita hebat perjuangan untuk menjadi istri shaleha, perjuangan untuk menjadi istri yang membahagiakan dan selalu diridukan oleh suami adalah sebuah perjuangan yang indah.

Berikut adalah 5 karakteristik istri shaleha yang dirindu suami, tidak hanya tentang pengetahuan namun 5 hal berikut adalah sesuatu yang harus dipraktekan oleh setiap wanita dalam menjalankan perannya sebagai seorang istri.

1. Taat dan patuh pada suami

Jika sebelum menikah kewajiban istri adalah taat dan patuh pada ayah dan ibunya maka setelah menikah ia wajib taat dan patuh pada suaminya. Taat dan patuh pada suami adalah buah dari perjanjian antara ayah dan suami saat ijab kabul akad pernikahan terjadi, dan setelah para saksi mengatakan “sah” sejak saat itulah sang wanita berlaku syariat Allah kepadanya untuk taat dan patuh pada suami.

Taat dan patuh pada suami adalah amal shaleh seorang istri, ketaatannya pada suami juga menjadi bekal utama baginya untuk meraih syurganya Allah SWT. Dan, selain itu dengan taat dan patuh pada suami akan menenangkan hati suami, menentramkan jiwanya serta memupuk rasa cinta dan kerinduan dalam dadanya untuk terus bertumbuh dari waktu ke waktu.

2. Menjaga ketaatan dan ketakwaan suaminya

Rasulullah SAW bersabda :

Dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash : Sesungguhnya rasulullah saw telah bersabda : “Dunia adalah perhiasan dan perhiasan terbaik adalah istri shaleha yang membantu (kepentingan) akhirat suaminya” (HR.Ruzain)

Salah satu kebahagiaan seorang suami bersama istri adalah saat bertambahnya ketaatan pada Allah SWT dalam setiap kesempatan bersamanya. Istri tak hanya mengingatkan serta memberi dorongan motivasi agar sukses merengkuh dunia namun juga selalu mendampingi serta mengingatkan suaminya perkara-perkara akhirat. Saat suami lalai istri menjadi pengingatnya, saat suami merasa malas untuk beribadah istri yang memotivasinya hingga kerinduan mereka saling bertumbuh dengan bertambahnya kerinduan pada syurga-Nya Allah SWT.

3.  Bersabar lebih atas hal-hal yang tak disukai dari suaminya

Pernikahan bukanlah pertemuan dua orang yang sempurna akan tetapi pernikahan adalah pertemuan dua insan manusia untuk saling menyempurnakan. Menerima segala hal kekurangan dari suami adalah sebuah peluang bagi istri untuk mengisi ketidaksempurnaan itu dengan kelebihan yang dimilikinya.

Istri yang shaleha dan dirindukan suami tentu akan memiliki kesabaran yang lebih atas kekurangan-kekurangan suaminya sehingga dari sini muncullah sikap menerima serta terhindar dari sikap menuntut dan membandingkan. Penerimaan dengan penuh kasih sayang inilah energi terbaik bagi suami untuk belajar, berbenah serta menyiapkan banyak hal untuk berubah dan yang pasti kesabaran seorang istri adalah sumber kerinduan seorang suami.

4. Menghargai dan memberikan apresiasi pada suami

Kalau tabiatnya seorang istri ingin didengarkan dan dimengerti maka tabiatnya suami adalah ingin dihargai dan diapresiasi. Sebuah apreasi yang tulus ikhlas dari orang yang dicintainya akan mampu membuahkan banyak prestasi-prestasi baru bagi seorang suami.

Istri yang dirindukan adalah istri yang selalu menghargai sekecil apapun kebaikan suaminya. Saat suaminya berbicara dia dengarkan dengan seksama seperti mendengarkan sebuah informasi yang sangat berharga, saat istrinya memberikan sesuatu ia tunjukkan kebahagiaannya dan saat suami berbuat kekeliruan ia menerima dengan lapang dada.

5. Selalu memberikan waktu dengan kuantitas dan kualitas terbaik untuk suami

Salah satu hikmah seorang wanita ketika setelah menikah memilih profesi menjadi ibu rumah tangga adalah ia bisa memberikan waktu dengan kuantitas serta kualitas terbaik untuk suaminya. Kebersamaan dengan suaminya benar-benar kebersamaan yang berkualitas. Selain itu di era digital seperti saat sekarang ini sangat perlu diperhatikan oleh setiap wanita adalah agar tidak sibuk dengan gadgetnya saat-saat bersama dengan suami. Jadikan setiap kebersamaan dengan suami adalah pendampingan serta pelayanan yang maksimal.

InsyaAllah dengan ikhtiar terbaik akan membuahkan hasil yang juga sepadan dengan ikhtiar tersebut. Hingga pada akhirnya menjadi istri shaleha yang dirindukan suami adalah hal nyata.

Sumber foto : www.dailymoslem.com

Artikel Menarik Lainnya




comments