Kemandirian adalah salah satu hal penting yang mesti ditanamkan dalam diri anak semenjak dini, termasuk kedalam kemandirian tersebut adalah mandiri dalam berpikir, mandiri dalam bersikap,mandiri dalam memutuskan, mandiri dalam bertindak serta juga mandiri secara ekonomi alias punya penghasilan sendiri.

Tujuan utama mendidik anak agar mandiri tentu agar anak menjadi pribadi yang berdaya saat menghadapi beragam macam tantangan dalam kehidupan. Anak yang mandiri tentu akan lebih bijak setiap menghadapi persoalan hidup dan ia mampu menemukan solusi-solusi yang dibutuhkan. Berikut adalah 5 langkah mudah mendidik anak agar mandiri semenjak dini.

1. Bangun kepercayaan diri anak

Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan membangun kepercayaan diri anak, karena ini adalah modal dasarnya. Beri anak untuk melakukan sesuatu, untuk memilih sesuatu serta mengambil suatu keputusan. Jika anak melakukan kesalahan ajaklah untuk diskusi menemukan kenapa salah dan bagaimana semestinya. Dan, saat ia berhasil berilah apreasiasi.

Anak yang terlalu diatur atau orang tua yang memiliki terlalu perhatian atau terlalu mengatur anak akan kesulitan menemukan serta menumbuhkan kepercayaan dalam dirinya. Sehingga anak akan merasa takut salah, takut keliru sehingga pada akhirnya takut untuk melakukan sesuatu kecuali dibantu oleh orang tuanya.

2. Beri anak kesempatan untuk belajar

Salah satu hal yang membuat seorang anak sulit mandiri adalah saat orang tua terlalu memanjakannya dan selalu ikut campur urusan serta aktivitas anaknya. Kekhawatiran orang tua adalah anak takut salah, takut keliru dan orang tua selalu menginginkan anak benar.

Untuk mendidik anak mandiri berilah anak waktu untuk belajar, salah satu pembelajaran terbaik baginya adalah kesalahan-kesalahan yang dilakukan. Sampaikan pada anak kesalahan adalah hal biasa yang akan menimpa siapa saja yang sedang belajar, dan ajak anak untuk menelusuri kesalahannya serta menemukan pembelajaran-pembelajaran dari setiap kesalahan yang pernah dilakukan. Ketika anak diberi kesempatan seperti ini maka akan menumbuhkan kemandirian dalam dirinya serta menghilangkan sikap ketergantungan pada orang tuanya.

3. Budayakan diskusi dengan anak

Banyak orang tua yang hanya memberi tahu pada anaknya ini salah dan itu benar tanpa menjelaskan kenapa hal ini salah dan kenapa hal itu benar. Orang tua yang bijak tentu akan mengajak diskusi dengan anaknya, menemukan pembelajaran dari setiap kesalahannya. Diskusi adalah cara terbaik untuk melatih kemandirian anak dalam sisi berpikir serta mengambil keputusan.

4. Ajarkan pada anak prinsip-prinsip kehidupan

Mengajarkan anak prinsip-prinsip kehidupan akan membantu dirinya untuk bersikap mandiri namun tidak kebablasan, ada batasan-batasan yang mesti diketahui dalam setiap aktivitas kehidupannya. Prinsip-prinsip kehidupan bagi kita sebagai umat muslim tentu dari Al-quran dan Sunnah Nabi Muhammad SAW. Disinilah terdapat batasan-batasan mana yang boleh dilakukan, mana yang harus dilakukan dan mana yang tidak boleh dilakukan.

5.Biarkan anak melakukan sesuatu sesuai dengan kapasitas dan kemampuan dirinya

Kemampuan  antara satu anak dengan anak yang lainnya berbeda-beda, jadi bukanlah tindakan yang baik saat orang tua memaksakan anaknya melakukan suatu hal hanya dengan alasan teman sebayanya sudah mampu melakukan. Orang tua yang bijak tentu akan mengenali setiap kelebihan serta kekurangan dari anaknya, dan ia memahami kemampuan sang anak sehingga tidak akan terjadi lagi pemaksaan terhadap sesuatu yang anaknya belum mampu lakukan.Atau, hal sebaliknya saat orang tua membatasi atau melarang sesuatu yang anaknya sudah mampu lakukan.

“Memiliki anak yang mandiri tentu harapan setiap orang tua, karena tidak hanya memudahkan orang tua anak yang mandiri juga akan memudahkan kehidupannya di masa depan nanti. Namun mendidik anak menjadi mandiri bukanlah perkara mudah, butuh perjuangan dan kesabaran.”

Sumber foto : www.haibunda.com

Artikel Menarik Lainnya




comments