“Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca Kitab Allah (Al-Quran) dan melaksanakan shalat dan menginfakkan sebagian rezeki yang Kami Anugerahkan kepadanya dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perdagangan yang tidak akan rugi ( Q.S. Fathir : 29 ) 

Allah menjanjikan banyak keutamaan bagi sesiapa saja yang mencintai Al-quran, mereka yang membaca Al-quran, mereka yang memahami makna-makna setiap Al-quran, mereka yang menghafal ayat-ayat Al-quran dan tentu yang paling utama adalah yang menjadikan Al-quran sebagai pedoman hidupnya dalam setiap beraktivitas.

Rasulullah Muhammad SAWpun berpesan, dalam hadits Shahih bukhari :

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-quran dan mengajarkannya” (H.R.Bukhari)

Memiliki anak yang mencintai Al-quran, tentu menjadi impian setiap orang tua, bahkan saat ini sudah mulai “ngetrend” dinegeri ini menghafal Al-quran sejak dini. Di tambah maraknya berbagai macam tayangan anak-anak usia dini yang sudah menghafal Al-quran 1 juz, 5 juz, 10 juz dan bahkan ada yang sampai 10 juz.

Alhamdulillah, ternyata hal ini menjadikan impian setiap keluarga jika mereka sangat menginginkan memiliki anak yang mencintai Al-quran, mau menghafal AL-quran bahkan menjadi hafidz Qur’an sejak usia dini. Begitu banyak keutamaan bagi mereka yang membaca dan menghafalnya salah satunya adalah memiliki hak untuk memberi syafaat (pertolongan) kepada sepuluh orang anggota keluarganya sebagaimana tercantum dalam sebuah hadits

“Dari Ali Ibn Abi Thalib ra., ia berkata Rasulullah saw., bersabda : Barangsiapa membaca Al-quran dan menghafalnya, maka Allah akan memasukkannya dalam syurga dan memberikan syafaat untuk sepuluh anggota keluarganya dimana mereka semuanya telah ditetapkan untuk masuk neraka.” (HR. Ibnu Majah )

Pada tulisan kali ini kami akan coba berbagi 5 tips efektif agar anak kita mencintai Al-quran sejak dini, adapun 5 tips tersebut adalah :

1. Mulai dari diri orang tua untuk mencintai Al-quran terlebih dahulu.

Jika ditanya kepada setiap orang tua apakah mereka menginginkan agar anaknya menghafal Al-quran tentu jawaban mereka semua adalah mau. Namun ada hal penting lagi yang perlu kita tanyakan, sudahkah para orang tuanya mencintai dan mencoba juga untuk menghafal Al-quran?.

Jika jawabannya belum, maka sudah semestinya kita para orang tualah yang memulainya terlebih dahulu untuk mencintai Al-quran, banyak membaca Al-quran, mencoba memahami setiap makna yang terkandung didalamnya serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari. Sebab orang tua adalah guru pertama dan utama bagi anak, dan pembelajaran terbaik bagi seorang anak adalah keteladanan.

2. Ciptakan kondisi yang mendukung untuk mencintai Al-quran dalam keluarga

Untuk menghafal Al-quran tidak cukup hanya semangat, dan kemauan yang kuat saja. Tapi juga butuh lingkungan yang kondusif untuk menghafal Al-quran. Maka untuk ini konteksnya adalah keluarga, tugas orang tua adalah menciptakan lingkungan yang mendukung untuk menghafal Al-quran dalam keluarga tersebut.

Menciptakan kondisi agar anak tidak terlalaikan oleh hal-hal lain yang bersifat mubazir dan banyak mudharatnya akan tetapi menjadi lebih fokus pada Al-quran. Beberapa sahabat yang kami temui mereka menciptakan lingkungan keluarga yang kondusif sebagai tempat menghafal Al-quran dengan cara menjauhkan rumahnya dari musik-musik serta tontonan-tontonan yang banyak mudharatnya. Sehingga mereka memilih tidak memiliki televisi dan menyetel musik-musik melalui media apapun dirumahnya.

3. Menjadwalkan waktu dan ruang khusus untuk Al-quran bersama keluarga

Tips yang ketiga adalah menciptakan waktu khusus untuk Al-quran bersama keluarga. Dimana di waktu khusus tersebut tidak ada aktivitas lain kecuali membaca Al-quran, kecuali mentadaburi ayat-ayat Al-quran, kecuali setor hafalan, kecuali saling mengingatkan agar sama-sama bersemangat dalam membaca, memahami serta menghafal Al-quran.

Sebagai contoh mengambil waktu khusus sehabis shalat subuh dan sehabis shalat magrib. Rutinkan dan dibiasakan setiap hari.

4. Mempelajari banyak motivasi dan keteladanan agar lebih mencintai Al-quran

Selanjutnya adalah, mempelajari tokoh-tokoh baik itu sahabat, para ulama, para mujahid Islam yang hafidz Al-quran, mempelajari kehidupan mereka dan menjadikannya sebagai teladan dan inspirasi untuk lebih bersemangat dalam mencintai Al-quran. Kisah-kisah inipun mesti kita ceritakan kepada anak-anak kita, sehingga anak-anak kita sejak dini sudah memiliki cita-cita menjadi ahli qur’an.

5. Menghiasi hari-hari dalam kehidupan keluarga dengan Al-quran

Yang kelima, atau ini juga yang terakhir adalah menghiasi hari-hari kita dengan lantunan ayat suci Al-quran. Membiasakan ayat-ayat suci Al-quran melantun menemani anak-anak kita dalam menghabiskan hari-harinya.

Ya, itulah 5 tips efektif agar anak kita lebih mencintai Al-quran, tentu kita semua sama-sama berharap dan berdoa kepada Allah SWT agar keluarga kita dijadikan keluarga ahli quran.

Sumber foto : arraayah.ac.id

 

Artikel Menarik Lainnya




comments