Allah SWT berfirman dalam surah Ar-Ra’d ayat 13 :

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan sendiri”

Ayat ini tentu juga berlaku untuk tataran keluarga, Allah tak akan mengubah keluarga tersebut sebelum keluarga itu sendiri yang mengubahnya. Mengubah keluarga, inilah tugas ayah dan ibu. Memastikan setiap langkah yang dilakukan oleh setiap anggota keluarganya adalah bernilai ibadah.

Anak adalah aset terbesar bagi setiap keluarga, ia adalah amanah yang Allah titipkan kepada setiap orang tua. Menjadi kewajiban orang tualah untuk merawat, menjaga serta mendidiknya menjadi anak yang shaleh/ha taat pada Allah SWT serta juga menjadi anak berprestasi bermanfaat bagi sesama dengan karya-karyanya.

Berikut adalah 5 tips menyenangkan membentuk kepribadian anak yang shaleh dan berprestasi.

1. Mendidik anak dengan konsep pendidikan yang sesuai dengan Islam serta Rasulullah SAW contohkan

Saat ini masih sekali bertebaran tips mendidik anak, buku-buku tentang parenting bertebaran, seminar pengasuhan anak berjamur. Namun yang menjadi pertanyaan kita tentu adalah apakah semua yang mereka sampaikan sesuai dengan konsep pendidikan anak dalam Islam ? Apakah landasan utama dalam pendidikan anak yang mereka ajarkan adalah ketaatan dan ketakwaan pada Allah SWT ?

Jika landasan utama dalam pendidikan anak kita bukan ketakwaan serta ketaatan pada Allah tentu orientasi dari pendidikannya tidak lagi menggapai ridho Allah SWT. Inilah hal penting yang perlu diperhatikan oleh setiap orang tua.

2. Kesatuan hati, cita dan gerak langkah antara ayah dan ibu

Kesatuan hati antara ayah dan ibu salah satu hal penting dalam pembentukan kepribadian anak menjadi shaleh/ha serta berprestasi. Harus ada keselarasan cita, kesamaan visi serta harapan. Sungguh sulit membayangkannya bagaimana bisa mencapai cita mulia ini jika ayah dan ibu selalu berbeda pendapat, saling merasa benar serta sering menyalahkan.

Keselarasan antara ayah dan ibu tentu hanya dapat dibangun dengan kesadaran, kesadaran atas cita-cita bersama untuk melahirkan anak yang shaleh serta berprestasi.

3. Selalu menjadi pembelajar sejati

Setiap perubahan zaman, berubah juga cara serta pendekatan dalam mendidik anak. Disinilah pentingnya setiap orang tua untuk terus belajar, menggali serta menemukan kajian-kajian  terbaru dalam mendidik anak. Tentunya dengan memastikan setiap keilmuan yang didapat tetap berlandaskan pada ketakwaan serta ketaatan pada Allah SWT.

Belajar tak harus di bangku sekolah. Melalui buku, kajian, seminar, mendatangi orang tua yang telah sukse dalam mendidik anaknya adalah beberapa cara yang efektif untuk belajar.

4. Tak pernah lelah untuk melakukan evaluasi serta perbaikan

Tak ada sesuatu yang sempurna termasuk juga proses pendidikan anak, Dan proses mendidik anak pun juga bukanlah sesuatu yang instan, butuh proses dan perlu waktu untuk mencapai semuanya. Disinilah dibutuhkan evaluasi serta perbaikan berkesinambungan untuk hasil yang lebih baik.

5. Kesabaran tak bertepi serta do’a yang tulus ikhlas

Terkadang perjalanan mendidik anak tak semulus yang dibayangkan, ada saja kerikilnya, ada saja hambatannya. Solusi atas semua ini tentu kesabaran, kesabaran tak bertepi. Kesabaran yang selalu diiringi dengan do’a penuh harap pada Allah SWT.

Sebagai orang tua mungkin kita tidak sempurna, tapi yakinlah sata kita menyempurnakan niat, do’a serta ikhtiar InsyaAllah Allah akan berikan hasil terbaik untuk kita. InsyaAllah cita mulia melahirkan anak yang shaleh/ha serta berprestasi mudah bagi Allah. Tugas kita hanya mengusahakannya, jangan pernah lelah dan jangan mudah menyerah.

Sumber foto : pexels.com

 

Artikel Menarik Lainnya




comments