Hampir semua orang menginginkan sukses, bahagia dan menang dalam kehidupannya. Meraih setiap mimpi dan harapan, mencapai prestasi-prestasi luar biasa dan mendapat penghargaan. Berbagai tips untuk meraihnya diburu, mulai dari membaca beragam buku motivasi, menyimak sekian banyak kata-kata para motivator hingga cara yang tak normal sekalipun seperti datang ke paranormal.

Padahal jauh-jauh hari, teladan kehidupan kita nabi besar Muhammad SAW telah mewasiatkan pesan-pesan berharga yang hingga akhir zaman InsyaAllah masih sangat layak diamalkan. Tentu wasiat-wasiat yang jika kita lakukan tidak hanya sukses didunia namun juga sukses hingga akhirat. Wasiat berharga ini dinukil dari sabda beliau yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad :

Dari Abu Dzar Radhiyallahu anhu, ia berkata: “Kekasihku (Rasulullah) Shallallahu ‘alaihi wa sallam berwasiat kepadaku dengan tujuh hal:  supaya aku mencintai orang-orang miskin dan dekat dengan mereka,  beliau memerintahkan aku agar aku melihat kepada orang yang berada di bawahku dan tidak melihat kepada orang yang berada di atasku, beliau memerintahkan agar aku menyambung silaturahmiku meskipun mereka berpaling kepadaku, aku dianjurkan agar memperbanyak ucapan lâ haulâ walâ quwwata illâ billâh (tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah),  aku diperintah untuk mengatakan kebenaran meskipun pahit,  beliau berwasiat agar aku tidak takut celaan orang yang mencela dalam membela agama  Allah, dan  beliau melarang aku agar tidak meminta-minta sesuatu pun kepada manusia”

Yuk, kita coba gali satu persatu wasiat cinta dari yang manusia tercinta ini.

1. Mencintai kaum miskin dan dekat dengan mereka

Wasiat pertama dari Rasulullah SAW adalah agar kita mencintai kaum miskin dan dekat dengan mereka. Dengan mencintai orang-orang yang belum mendapat keberuntungan dari segi rezeki dibanding dengan yang Allah berikan pada kita tentu akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih bersyukur, tidak merasa berkekurangan dan tidak lagi mudah mengeluh.

Dekat dengan orang-orang miskin, membantu mereka melalui seperti zakat, sedekah dan sejenisnya tentu akan membuat kehidupan mereka menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Selain itu kedekatan juga bermakna agar kita bisa mengayomi mereka, memberikan motivasi, mengajarkan suatu keahlian dengan tujuan lambat laun kehidupan mereka menjadi lebih baik serta menjadi mandiri. Hal ini tentu juga akan mengangkat kehormatan agama Islam, karena jika mereka ada yang mengayomi dan membantu tentu mereka tidak akan meminta-minta sedekah lagi disepanjang jalan atau ditempat-tempat umum seperti banyak yang kita lihat hari ini.

2. Melihat orang yang berada dibawah kita dan jangan melihat orang yang berada di atas kita 

Terkadang kita mudah silau melihat orang-orang yang jauh lebih berhasil dari segi kehidupan duniawi dibanding dengan diri kita. Apakah itu dari segi kekayaannya, jabatan yang dimiliki, kedudukannya dalam masyarakat, istri atau suaminya. Dengan melihat keatas, kita akan cenderung membuat perbandingan dengan diri kita, kalau tidak berdampak pada berlomba-lomba mengejar kehidupan duniawi juga akan berdampak pada kufur nikmat ,merasa tidak cukup, merasa Allah tidak adil dan pilih kasih atau tak sedikit juga muncul rasa iri dan dengki pada orang-orang yang lebih sukses dari pada diri kita. Namun jika melihat keatas dengan niat agar termotivasi dengan kebaikan-kebaikan yang diberikannya tentu tak masalah.

3. Menyambung silaturahim meskipun mereka berpaling (berlaku kasar) kepada kita 

Wasiat yang ketiga adalah tentang memperbaiki hubungan dengan karib kerabat atau bersilaturahim dengan orang-orang yang memiliki hubungan darah perkawinan atau senasab. Melihat kondisi mereka dan memberikan pertolongan kepada mereka jika butuh pertolongan meskipun karib kerabat tersebut berlaku kasar kepada kita, maka Rasulullah mewasiatkan agar kita tetap membangun hubungan baik dengan mereka. Dalam hadist lain Rasulullah juga berpesan silaturahim itu memudahkan rezeki dan memanjangkan umur.

4. Memperbanyak ucapan lâ haulâ walâ quwwata illâ billâh (tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah)

Ucapan lâ haulâ walâ quwwata illâ billâh adalah ucapan penyerahan diri seorang hamba kepada Allah SWT, meyakini kalau kita bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa, hanya Allah yang mampu memberikan pertolongan kepada kita jika kita berada dalam kesulitan dan kesempitan dan jikapun kita meraih keberhasilan dan kesuksesan itupun semata-mata karena pertolongan dari Allah SWT

5. Mengatakan kebenaran meskipun pahit

Mengatakan kebenaran adalah benar memang ujian tersendiri bagi sebagian orang terlebih yang memegang jabatan sebagai pemimpin, hakim dan sejenisnya. Namun mengatakan kebenaran adalah tetap benar tak hanya bagi mereka yang berstatus tertentu namun juga kewajiban setiap muslim, kita semua harus menyampaikan kebenaran meskipun itu pahit.

6. Agar tidak takut celaan orang yang mencela dalam membela agama Allah

Menyampaikan kebenaran islam dan membela agama Allah bukan hanya tugas orang-orang yang dipanggil ustadz atau digelari sebagai ulama, syeikh atau kiyai. Akan tetapi membela agama Allah adalah tugas dan kewajiban setiap umat muslim, maka sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk membela agama ini dan sebagaimana karakter jalan perjuangan agama Allah tentu banyak halangan dan rintangannya. Salah satunya adalah celaan dari kaum pencela Rasulullah mewasiatkan agar kita tidak takut pada orang-orang yang mencela tersebut.

7. Jangan meminta-minta sesuatu pada manusia

Meminta-minta adalah salah satu sifat tercela yang Rasulullah SAW larang. Bahkan dalam sebuah haditsnya Rasulullah mengatakan tangan diatas jauh lebih baik dari tangan dibawah, wasiat ketujuh ini memiliki hubungan dengan wasiat yang pertama tadi. Dengan adanya kesadaran untuk saling membantu dari orang-orang yang mampu kepada orang-orang yang kurang mampu tentu aktivitas meminta-minta ini bisa dihindari.

Itulah tujuh wasiat dari Rasulullah SAW, yang mana jika kita amalkan akan menjadi salah satu asbab bagi kita untuk meraih kemenangan dalam hidup ini. [Uda Agus/Elmina]

Sumber foto : www.acehonline.info

 

Artikel Menarik Lainnya




comments