Makan adalah salah satu aktivitas penting yang tak bisa terlepas dari kehidupan kita sehari-hari. Memang secara lahiriah makan adalah salah satu hal yang memberi energi bagi tubuh untuk bisa beraktivitas sehari-hari. Namun dari sisi lain makan memiliki banyak hikmah serta pembelajaran hidup seperti mensyukuri atas rezeki yang telah Allah jaminkan, bagaimana menjadikan makan sebagai sarana yang meningkatkan kualitas diri menjadi lebih taat dalam beribadah dan hal-hal lainnya. Oleh sebab itu dalam makanpun islam melalui Rasulullah SAW meneladankan banyak tuntunan agar makan tidak hanya sekedar makan yang mengenyangkan saja namun juga makan yang bernilai ibadah. Dan ini menjadi bagian pendidikan yang mesti kita ajarkan pada anak-anak kita semenjak dini.

Membiasakan makan sebagai yang Rasulullah teladan kepada anak-anak semenjak dini tentu akan jauh lebih muda dibanding mengingatkannya ketika dia sudah dewasa. Ada 8 adab makan yang perlu diajarkan pada anak semenjak dini yaitu :

1. Tidak mencela makananan dan tidak pilih-pilih makanan

Dalam beberapa kasus banyak anak-anak yang pilih-pilih makanan, sebelum makan dia melihat dulu lauknya apa? Sayurnya apa ? Enak atau tidak. Jika enak dan memang disukainya maka ia akan makan dengan lahap, namun jika makanan tersebut tidak enak atau tidak disukainya maka ia akan menolaknya bahkan sampai menjelek-jelekkan makanan tersebut. Hal ini tentu perlu kita jauhkan dari anak-anak kita semenjak dini, anak-anak semestinya kita didik untuk mensyukuri dan menikmati apapun rezeki yang telah Allah anugerahkan hari itu, dan juga menghindari mencela makanan karena dengan mencela makanan sama saja dengan kufur atau tidak bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan.

2. Membaca do’a sebelum makan

Berdo’a sebelum makan adalah salah satu adab sebelum makan, karena berdo’a adalah salah satu bentuk syukur pada Allah SWT serta selalu mengingat Allah dalam situasi atau kondisi apapun.termasuk sebelum makan. Sangat disarankan untuk memudahkan pembiasaan berdoa pada anak-anak sebaiknya diadakan do’a bersama sebelum makan dalam setiap kesempatan makan bersama keluarga.

3. Mengambil makanan serta makan dengan tangan kanan

Mengambil makanan serta menyuap makan dengan tangan kanan juga sesuatu yang perlu dibiasakan semenjak dini karena jika tidak dibiasakan atau tidak dikasih tau pada anak kita tentu ia akan terbiasa dan menganggap biasa mengambil makan atau makan dengan tangan kiri hingga beranjak dewasa.

4. Makan duduk dengan rapi dan tidak berdiri, jongkok, merangkak bahkan sambil jalan-jalan

Demi membujuk anaknya agar mau makan tak sedikit orang tua yang mengikuti kemauan anaknya agar mau makan seperti makan sambil jalan, makan sambil main, makan sambil merangkak dan sejenisnya. Padahal rasulullah SAW menuntunkan agar kita makan dan minum dengan duduk selain ini sunnah rasul ternyata dari sisi kesehatan juga sangat berpengaruh pada sistem pencernaan kita.

5. Menikmati setiap kunyahan makanan serta tidak terburu-buru

Ada baiknya setiap orang tua menyampaikan pada anaknya untuk makan pada waktu-waktu yang ditetapkan yang artinya saat waktunya makan tidak boleh bermain dan juga membiasakan setelah makan duduk dulu untuk beberapa waktu. Banyak anak-anak yang makan secara terburu-buru karena ingin segera main lagi dengan teman-temannya. Alhasil ia makan dengan sangat cepat (terburu-buru) dan tidak lagi menikmati setiap kunyahannya. Secara kesehatan kita dianjurkan untuk mengunyah sekitar 30 kali agar makanan mudah dicerna di dalam perut. Begitupun makan secara sunnah makan terburu-buru tida dianjurkan.

6. Mengambil makanan yang lebih dekat dengannya jika di meja makan

Mengambil makanan yang dekat dengan kita adalah salah satu adab dalam makan, hindari untuk mengambil makanan yang jauh namun jika memang membutuhkan boleh minta tolong diambilkan oleh orang yang dekat dengan makanan tersebut.

7. Tidak berantakan dalam makan

Tak sedikit anak yang terbiasa makan berantakan, nasinya berserakan keluar piring, tangan kotor kdua-duanya hingga pakaiannyapun terkena imbasnya. Hal ini sering disebabkan makan yang terburu-buru dan tidak tenang, maka hal ini perlu kita ingatkan pada anak kita semenjak dini agar makan dengan tenang dan rapi.

8. Membaca alhamdullillah setelah makan selesai

Sebagaimana awalnya makan diakhirpun ditutup dengan membaca do’a sebagai bentuk syukur atas nikmat dan karunia dari Allah SWT.

Adab-adab makan diatas memang terlihat sederhana namun jika tidak dibiasakan semenjak dini makan secara baik, maka anak kita akan terbiasa dengan makan-makan yang tidak sesuai dengan hal-hal diatas hingga dewasa.

 

Artikel Menarik Lainnya




comments