Katanya cemburu itu tandanya cinta, dan ternyata cemburu juga bisa sebagai bumbu penyedap rasa cinta antar pasangan, tentu suami istri. Tapi jika kita tak bijak dalam mengolah rasa cemburu bisa menyebabkan rusaknya hubungan, beragam dampak buruk muncul seperti saling curiga, tak ada kepercayaan pada pasangan, saling menyalahkan dan yang paling fatalnya adalah saat rasa cemburu malah mengantarkan sebuah hubungan pada perceraian.

Berikut adalah 8 cara bijak menata hati yang cemburu, agar cemburu tak menjadi petaka dalam rumah tangga.

1. Bangun sikap saling percaya dengan pasangan

Saling percaya adalah pondasi terkuat untuk membangun serta menguatkan sebuah hubungan dalam rumah tangga. Istri harus percaya pada suami dan begitu pula dengan suami pada istrinya. Saling percaya ini penting karena dengan adanya sikap ini akan menghilangkan kecurigaan yang berlebihan pada pasangan.

2. Budayakan sikap saling terbuka dengan pasangan

Tak sedikit pasangan yang tertutup dengan pasangannya, memiliki rahasia masing-masing. Suami melarang istri membuka gagdetnya pun begitu dengan si istri yang merahasiakan aktivitas komunikasi dan juga sosial medianya. Adanya ketertutupan seperti ini akan memancing hadirnya kecemburuan terlebih saat mengetahui pasangannya berkomunikasi dengan wanita atau laki-laki lain.

Sebaiknya antar suami istri harus dibudayakan saling terbuka, suami mengetahui setiap aktivitas istri khususnya yang berhubungan dengan komunikasi lawan jenis begitu juga dengan istri. Saat ada keharusan komunikasi dengan rekan kerja lawan jenis sebaiknya ada suami menjelaskan hal ini kepada istri begitu juga dengan istri menjelaskan pada suami saat ada komunikasi dengan laki-laki lain yang bukan mahramnya.

3. Idealnya istri fokus berperan di rumah sebagai ibu rumah tangga

Idealnya memang istri fokus di rumah sebagai ibu rumah tangga. Salah satu manfaat dari pembagian peran ini tentu akan mengurangi interaksi istri dengan laki-laki yang bukan mahramnya dan secara tidak lansung akan mengurangi dan menghilangkan kecemburuan sang suami.

4. Jujur dan selalu bicara apa adanya

Jika ada aktivitas mencurigakan dari pasangan misalnya suami atau istri memiliki hubungan khusus dengan wanita atau laki-laki lain maka ada baiknya menyampaikan hal ini dengan jujur dan apa adanya. Suami atau istri menyampaikan pada pasangannya agar tidak terlalu berlebihan dalam berinteraksi dengan orang lain terlebih untuk hal yang tidak penting.

5. Selalu memberikan yang terbaik pada pasangan

Banyak kasus perselingkuhan muncul karena renggangnya sebuah hubungan suami istri. Istri merasa tidak ada yang mendengarkan suara hati dan tidak ada yang bisa mengerti akan dirinya, sementara suami merasa tidak dihargai dan mendapat pelayanan yang baik dari istri. Hal-hal seperti inilah yang akan memunculkan perselingkuhan, saling cemburu dan berbagai persoalan rumah tangga lainnya.

Untuk menghindari hal ini tentu masing-masing pasangan mesti berusaha memberikan yang terbaik untuk membahagiakan suami atau istrinya.

6. Selalu menjadikan Al-quran dan sunnah sebagai jalan keluar setiap ada persoalan

Akan selalu ada kedamaian dalam ketaatan. Saat setiap pasangan menjadikan taat dan takwa pada Allah SWT sebagai standar utama dalam membangun hubungan maka apapun masalahnya dalam rumah tangga, seperti apapun kekurangan pasangannya maka ia akan takut melakukan hal-hal yang dilarang oleh Allah dan Rasul-Nya.

7. Budayakan klarifikasi dan tidak cepat percaya omongang orang lain

Terkadang cemburu berawal dari “kata orang” misalnya ada seseorang yang melapor pada istrinya kalau sang suami jalan bareng atau punya hubungan khusus dengan wanita lain. Nah, semestinya istri tidak menerima lansung pendapat orang lain ini karena bisa jadi ini adalah fitnah atau kesalahpahaman. Sebagai solusinya budayakan klarifikasi pada pasangan, tanyakan baik-baik pada pasangan kita hal apa yang sebenarnya terjadi.

8. Sediakan waktu berkualitas dengan pasangan untuk saling memberi masukan dan mendengarkan 

Dan yang terakhir adalah selalu sediakan waktu khusus untuk saling mendengarkan keluh kesah serta harapan dan pasangan. Disertai juga dengan memberi pendapat, masukan serta usulan yang membangun bagi pasangan.

Itulah 8 cara bijak menata hati saat cemburu, semoga rasa cemburu yang Allah karuniakan pada kita sebagai pupuk yang menyuburkan cinta, kasih dan sayang dalam mahligai kehidupan rumah tangga.

 

 

Artikel Menarik Lainnya




comments