Pertanyaan :

Sebelumnya saya pernah pacaran selama setaun, dari awal kuliah sampai akhir semester 2. Kami putus lantaran dia menghianati saya jalan dengan wanita lain. Setelah kami putus, saya tidak pernah mengalami yang namanya jatuh cinta kepada lawan jenis. Saya terlalu asyim dengan dunia saya sendiri, seperti berkumpul bersama teman2, sibuk organisasi, sibuk kuliah, dan yang tak lupa saya sibuk mendekatkan diri kepada Allah S.W.T.

Namun, sekarang saya telah menginjak ke semester 8 dimana ada kegiatan KKN yang harus saya jalani. Waktu pembagian kelompok ada salah satu laki2 yang langsung memikat hati saya. Bisa dikatakan jatuh cinta pada pandangan pertama. Padahal sebelumnya saya tidak pernah merasakan jatuh cinta. Entah kenapa pertama kali bertemu dia saya langsung tertarik. Apalagi saya adalah tipe orang yang tidak midah jatuh cinta  Saya diam diam menyukai dia walaupun dia tidak tau. Dari awal sebelum kegiatan KKN sampai berakhirnya kegiatan KKN saya masih menyukai dia, kadang ada rasa gejolak rindu ingin bertemu. Saya tau, dia tidak mengerti perasaan saya.

Yang mau saya tanyakan adalah, setiap saya sholat, saya sering berdoa berharap jika laki2 yang saya sukai menjadi jodoh saya, apakah boleh?
Judul Pertanyaan: Bolehkan kita mendoakan orang yang kita sukai diam diam?

Jawaban :

salam, mbak R

alhamdulillah, senang rasanya mendengar mbak sibuk dengan kegiatan  positif dan mendekat pada Allah 🙂 Semoga istiqomah ya, genggam erat hidayah dan jangan sampai terlepas lagi.
Tentang berharap pada Allah, tentu saja boleh. Perasaan cinta sesungguhnya adalah fitrah yang Allah tanamkan. Hanya saja perlu dikendalikan agar tak melanggar syariat-Nya. Nah, sayangnya kita seringkali tidak tahu siapa yang terbaik dari Allah untuk kita. Apakah dia benar-benar jodoh yang Allah tetapkan kelak?
Maka, doa yang terbaik adalah seperti yang telah diajarkan Rasulullah dalam doa istikharah, yaitu :
Ya Allah, sesungguhnya aku beristikharah pada-Mu dengan ilmu-Mu, aku memohon kepada-Mu kekuatan dengan kekuatan-Mu, aku meminta kepada-Mu dengan kemuliaan-Mu. Sesungguhnya Engkau yang menakdirkan dan aku tidaklah mampu melakukannya. Engkau yang Maha Tahu, sedangkan aku tidak tahu. Engkaulah yang mengetahui perkara yang gaib. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini baik bagiku dalam urusanku di dunia dan di akhirat, (atau baik bagi agama, kehidupan, dan akhir urusanku), maka takdirkanlah hal tersebut untukku, mudahkanlah untukku dan berkahilah ia untukku. Ya Allah, jika Engkau mengetahui bahwa perkara tersebut jelek bagi agama, kehidupan, dan akhir urusanku (atau baik bagiku dalam urusanku di dunia dan akhirat), maka palingkanlah ia dariku, dan palingkanlah aku darinya, dan takdirkanlah yang terbaik untukku apapun keadaannya dan jadikanlah aku ridha dengannya. Kemudian dia menyebut keinginanya” (HR. Ahmad, Al-Bukhari, Ibn Hibban, Al-Baihaqi dan yang lainnya).
 Mintalah kepada Allah untuk memberikan pendamping yang sholih dan terbaik menurut-Nya.Karena, apa yang menurut kita baik belum tentu baik di mata Allah, dan apa yang menurut kita buruk, juga belum tentu buruk menurut-Nya.
plus, berdoalah juga kepada Allah agar menjaga diri kita dari kemaksiatan. Minta keteguhan dalam agama, minta bantuan Allah menjaga kebersihan hati dan menolong kita untuk beribadah kepada-Nya.
Semoga Allah memberi petunjuk selalu 🙂
***
picture : https://www.pexels.com/photo/love-heart-flowers-spring-36470/
Indra Fathiana

Indra Fathiana

Lulusan Fak. Psikologi UI ini sangat mencintai dunia keluarga, disamping minat lainnya pada dunia pendidikan dan bisnis. Selain fokus mendidik kedua putrinya di rumah, ia aktif menjadi pengurus komunitas ibu muslimah “Mommee”, terlibat dalam program remaja “Sahabatku” bersama sejawat, menyelenggarakan social entrepreneurship project untuk pemuda, serta menulis artikel di sela-sela kesibukannya. Baginya, sukses terbesar seorang wanita adalah saat Allah dan pasangan ridho kepadanya, melahirkan generasi yang gemilang, serta menjadi manfaat bagi semesta.

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

13 + 11 =

Artikel Menarik Lainnya




comments