Apa visi dan misimu menikah ? Sebuah pertanyaan yang begitu sering ditanyakan saat seseorang akan menikah atau juga nasihat-nasihat yang selalu disampaikan kepada mereka yang akan segera menikah. Saat mendapatkan pertanyaan-pertanyaan tersebut sering kali jawaban yang muncul adalah “ingin menjadi rumah tangga yang bahagia”, “ingin pernikahan yang sakinah, mawadah dan warahmah” , “ingin rumah tangga teladan” serta beragam jawaban-jawaban lainnya yang ingin mengungkapkan atas visi pernikahannya.

Setiap orang tentu memiliki visi pernikahan, dan semua visi pernikahan tersebut tentu bernilai kebaikan. Namun sayangnya tak sedikit yang hanya memiliki visi pernikahan dengan hanya ikut-ikutan, memiliki visi pernikahan yang sangat “ke-akuan” serta visi-visi lain yang lebih berorientasi duniawi. Dan, tak sedikit juga yang kebingungan dalam menentukan visi pernikahannya. Nah, kabar baiknya untuk kita semua ternyata Alllah telah memberikan visi pernikahan yang jelas, tegas dan lugas melalui firman-Nya dalam Al-quran, kita sebagai hamba-Nya tinggal berusaha menjalankan visi yang sudah Allah tentukan tersebut.

Dan, visi pernikahan dalam Al-quran tersebut termaktub dalam tiga ayat berikut :

1. Surah Al-furqon ayat ke- 74

Dan orang-orang yang berkata : “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa (Q.S Al-Furqon : 74)

Dalam ayat diatas termaktub visi dari sebuah pernikahan yaitu sebuah do’a atau harapan atau juga sering disebut sebagai visi yaitu pasangan dan keturunan sebagai penyenang hati serta harapan agar jadikan imam bagi orang-orang yang bertakwa. Tiga kata dalam surah ini yang mengkiaskan visi pernikahan adalah pasangan, keturunan serta imam bagi orang-orang yang bertakwa (generasi berkualitas). 

2. Surah At-Tahrim ayat 6 

Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarna adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkannya (QS.At Tahrim : 6)

Pada surah at-tahrim ini Allah mengingatkan kita khususnya para keluarga akan kehidupan setelah mati nanti, dimana setiap amal perbuatan dunia akan dipertanggungjawabkan. Ayat ini juga mengingatkan kita khususnya para keluarga agar menumbuhkan kesadaran akan hari akhir serta hari pembalasan kepada setiap anggota keluarganya. Visi pernikahan yang termaktub dalam surah ini adalah visi untuk menjaga diri sendiri dan keluarga dari neraka yang juga memiliki makna agar menggapai syurga-Nya Allah SWT sekeluarga.

3. Surah Ath-thur ayat 21

“Dan orang-orang yang beriman, dan anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya.” (QS.Ath-Thur:21)

Pada surah ini Allah memberikan sebuah hadiah bagi sesiapa saja yang diantara kita yang menjaga keimanan dan hadiahnya adalah sebuah keterikatan dengan keluarga lainya serta juga hadiah berupa pahala dar Allah SWT. Setiap kebaikan yang kita kerjakan, yang kita tumbuhkan dalam keluarga kita serta kita wariskan pada anak cucu kita kelak akan berbuah manis yaitu pertemuan indah di syurga-Nya kelak.

Dari ketiga surah diatas kalau kita cermati Allah SWT lebih menekankan pada kita tentang keturunan dan kehidupan setelah mati yaitu syurga dan neraka. Inilah sebuah visi mulia dari Al-quran, visi yang tak hanya berbicara tentang kebahagiaan di dunia namun juga hingga ke syurga-Nya kelak, visi yang tak hanya berharap indah dan bahagianya sebuah pernikahan namun juga kebersamaan hingga ke syurga-Nya kelak.

 

Artikel Menarik Lainnya




comments