Pertanyaan :

November tgl 25 lalu saya akan dilamar olh seorg ust di pondok sy namun ketila sy bicarakan dg ibu sy.trnyata ibu sy marah dan menuduh ust itu memakai guna2 trhadap sy. Pdhal sy kenal ust itu selama dy belum jdi ust dan sy yakin itu tdk benar. Dan ibu sy membwa sy ke seorg belian yg ramalannyapun salah. Sy kecewa mba..sy harus bagaimana? Hingga bulan desember ini pun kmi masih trhambat
Judul Pertanyaan: jodoh

Jawaban :

salaam mba Mif

turut prihatin ya Mba, saya bisa merasakan kekecewaan Mba.
utk mba sendiri, apakah mba sudah istikhoroh dan memohon petunjuk pada Allah?
jika memang ustadz tersebut benar-benar berniat baik dan mba pun sudah sreg, tetaplah memohon petunjuk pada Allah dan menjaga interaksi. meski mba sudah yakin hati mba cocok dengannya, tapi tidak ada yang bisa memastikan apakah dia benar2 menjadi jodoh mba atau bukan. karena banyak kejadian, sudah mau akad keesokan harinya, tapi rupanya si ikhwan berubah hati, tak jadi datang dll.
Lihat, betapa jodoh benar-benar di luar kendali kita. Maka berserahlah secara total kepada Allah mengenai hal ini.
lalu apakah masih ada Ayah yang akan menjadi wali nikah mba nanti? apakah sang ustadz sudah menemui beliau?
jika memang beliau sudah tidak ada, mba bisa berkonsultasi dengan wali nikah lainnya (kakak laki2, paman dll).
mengenai Ibu mba sendiri, bersungguh2lah memohon petunjuk Allah agar Allah memberikan beliau hidayah. bicarakan baik-baik dan ingatkan ibu bahwa mendatangi peramal adalah dosa syirik yang sangat besar konsekuensinya. terlepas dari ramalan yang salah dsb, ingatkan saja beliau demi keselamatan aqidah.
diskusikan juga baik2 apa sebenarnya yang memberatkan hati Ibu terhadap calon yang datang. jika Mba merasa sulit berkomunikasi, Mba bisa minta bantuan pihak ke-3 agar menengahi masalah ini. intinya jangan sampai kecenderungan hati kita pada orang yang belum tentu pasti jadi jodoh, membuat kita durhaka pada orangtua. dengarkan alasan beliau, bersikaplah obyektif tanpa prasangka. barangkali ada hal2 yang terbersit dalam firasat seorang ibu yang mungkin saja membuahkan kebaikan bagi anaknya.
terakhir, kembalikan semua urusan pada Allah, Mba. Berdialoglah dengan Allah di sepertiga malam terakhir, insyaa Allah Dia Maha mendengar.
Jika memang berjodoh maka mintalah agar Allah memudahkan jalannya. jika tak berjodoh maka mintalah agar dijauhkan dan hati kita dilapangkan menghadapi segala kemungkinan.
hanya Allah tempat bergantung dan meminta segala hajat.
Semoga Allah mudahkan ya Mba.
gbr dari http://wallpaperrs.com/big-rock-hd-incredible-wallpaper-34776.html
Indra Fathiana

Indra Fathiana

Lulusan Fak. Psikologi UI ini sangat mencintai dunia keluarga, disamping minat lainnya pada dunia pendidikan dan bisnis. Selain fokus mendidik kedua putrinya di rumah, ia aktif menjadi pengurus komunitas ibu muslimah “Mommee”, terlibat dalam program remaja “Sahabatku” bersama sejawat, menyelenggarakan social entrepreneurship project untuk pemuda, serta menulis artikel di sela-sela kesibukannya. Baginya, sukses terbesar seorang wanita adalah saat Allah dan pasangan ridho kepadanya, melahirkan generasi yang gemilang, serta menjadi manfaat bagi semesta.

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

3 + 7 =

Artikel Menarik Lainnya




comments