Wahai Manusia….Jangan Engkau Tertipu Daya…Oleh Dunia Yang Fana….

Sebagai Tempat Ujian Bagi Kita
Dunia Sementara…Akhirat Selama-Lamanya

(Lirik : Dunia Sementara Akhirat Selamanya by Derry Sulaiman )

Satu hal mungkin yang sering kali membuat kita sibuk bukan main, menjadikan kita terburu-buru, memenuhi otak dan pikiran kita adalah perkara dunia. Hingga pada akhirnya kita mengabaikan ibadah padanya, dan juga terkadang tak jarang menjadikan kita terburu-buru juga dalam beribadah.

Cinta terkadang memang bisa saja ia menjadi racun yang mematikan, salah satunya adalah kecintaan yang berlebihan pada dunia. Mengejar dunia yang entah dimana ujung pemberhentiannya, akan membuat kita “ngos-ngosan” namun tak mendapatkan apa-apa, lebih menyedihkan lagi disaat kita mencintai Allah SWT dan Rasulnya hanya sebagai salah satu cara kita agar mendapatkan lebih banyak dunia. Entah berapa (mungkin juga termasuk kita)  banyak yang shalat, berpuasa, bersedekah dan beribadah kepada Allah SWT tapi tujuan utamanya agar mendapat keberlimpahan harta, mendapatkan kehormatan kedudukan, meraih berbagai kemuliaan.

“Tidaklah dunia pada bandingan akhirat melainkan seumpama seseorang yang memasukkan jarinya kedalam laut. Maka perhatikan berapa banyak yang lekat padanya” (HR.Muslim)

Tidak ada salahnya memang mengejar duniawi, mengumpul banyak sekali harta, mendapatkan kedudukan dan meraih kemuliaan jika niat utamanya adalah untuk memuliakan islam, untuk lebih banyak lagi berbuat baik bukan malah sebaliknya menjadikan amalan-amalan akhirat untuk meraih kemuliaan dunia semata. Indikasi dari niat tentu akan tercermin dalam sikap dan prilaku individu tersebut, bagi mereka yang menjadikan akhirat tujuan utama tentu tidak akan ada resah serta gelisah disaat kemewahan dunia tak didapatkan, ia akan tetap dalam koridor ketaatan dan ketakwaan pada Allah SWT. Akan berbeda dengan mereka yang orientasi utamanya adalah kemuliaan duniawi saja, dan menjadikan amalan-amalan akhirat hanya untuk menggapai nikmatnya dunia tentu akan merasa resah, gelisah bahkan putus asa disaat Allah uji dengan harta yang sedikit, Allah uji dengan kemiskinan dan kelaparan serta berbagai ujian dunia lainnya.

Dunia sementara akhirat selamanya, memang untuk meyakini keberadaan akhirat dari lisan, hati hingga sampai pada amal perbuatan butuh pekerjaan hati yang berat. Mudah memang meyakini keberadaan akhirat hanya dengan lisan, mudah memang mengiyakan keberadaan syurga dan neraka melalui lisan, namun bagaimana dengan amalannya? ternyata tak mudah, sehingga banyak sekali kita melihat orang mengiyakan kebenaran akhirat namun mengabaikan banyak hal tentang akhirat.

Meluruskan niat akan membenarkan amal perbuatan kita, sebab buah dari setiap amal perbuatan kita sangat ditentukan oleh niat diawal. Niat adalah visi, niat adalah tujuan akhir dari sebuah pekerjaan-pekerjaan yang kita lakukan,dan niat adalah tentang keyakinan kita akan suatu hal. Di saat kita meyakini akhirat adalah tempat yang abadi, disaat kita menyadari suatu saat nanti kita akan kesana, disaat kita membenarkan suatu hari nanti setiap amal-amal kita akan Allah timbang yang mana akan jadi penentu dimana tempat kita pada akhirnya, syurga atau neraka.

Tidak ada salahnya untuk mengejar dunia dan meraih beragam kemuliaannya tentu dengan syarat utama menjadikannya sebagai wasilah (sarana) untuk menggapai ridho Allah SWT . Ketika hati membenarkan mengejar kemuliaan dunia hanya untuk kebaikan diakhiar kelak, maka semestinya dibenarkan oleh amal-amal perbuatan dengan menunjukkan kesibukan mengejar dunia tidak melalaikan diri dari pada ibadah kepada Allah SWT, boleh bekerja sesibuk apapun itu bahkan islampun menganjurkan agar kita produktif memanfaatkan waktu namun tetaplah jadikan waktu-waktu ibadah seperti shalat adalah prioritas utama, menjadikan ketenangan dalam beribadah adalah hal penting yang dijadikan prinsip kehidupan dan juga menjadikan aturan-aturan islam sebagai pijakan utama dalam setiap aktivitas meraih kemuliaan dunia. Dunia sementara akhirat selamanya, dapatkan kemuliaan dunia dan raih keselamatan hingga akhirat nantinya.

Sumber foto : www.rumahamallimpahankasih.org

Artikel Menarik Lainnya




comments