Pada usia kehamilan 4-6 bulan, masalah morning sickness biasanya sudah berkurang, dan mulai terjadi peningkatan selera makan. Untuk itu, pada periode trimester kedua ini, ibu hamil harus senantiasa menjaga pola makan yang seimbang dengan kadar gizi dan kalori yang sesuai. Jangan berlebihan, namun disesuaikan dengan jumlah dan porsi yang pas dengan kebutuhan gizi Anda—yang bisa berbeda dengan ibu hamil lainnya. Yang harus diperhatikan lagi, menu makanan sehat untuk ibu hamil trimester kedua ini harus banyak mengandung protein, vitamin, dan zat besi.

Zat besi menjadi salah satu poin penting yang harus dimasukkan ke dalam asupan rutin, karena berfungsi untuk menghindari risiko anemia pada ibu hamil. Anemia pada ibu hamil akan menganggu kelancaran penyebaran sari makanan dan oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Dampaknya tentu akan menganggu perkembangan janin pada periode penting ini. Anda dapat memenuhi kebutuhan zat besi dengan mengonsumsi hati, bayam, dan daging. Akan lebih baik lagi, jika konsumsi zat besi dibarengi dengan vitamin C, karena akan meningkatkan penyerapannya.

Selain tambahan zat besi, mengonsumsi buah dan sayur sangat dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral bagi janin Anda. Selain sebagai sumber vitamin, buah dan sayur merupakan sumber serat yang dapat melancarkan buang air besar. Pisang, kurma, dan labu dapat menjadi pilihan sumber serat yang baik sekaligus sebagai sumber makanan kaya zat besi. Alpukat juga baik, karena selain sumber serat, juga mengandung vitamin K, folat, vitamin C, potassium, dan vitamin B6.

Kalsium dan vitamin D memainkan peran penting pada trimester kedua untuk pertumbuhan dan perkembangan tulang bayi Anda. Memastikan asupan kalsium yang cukup akan mencegah pengambilan kalsium dari tulang ibu. Pastikan Anda memasukkan makanan kaya kalsium, seperti susu, keju, dan sayuran berdaun hijau pada diet harian Anda. Sementara untuk vitamin D, dapat Anda temukan pada makanan yang terbuat dari minyak hati ikan kod, ikan salmon, ikan tuna, jamur shitake, atau kaviar.

Saat Anda memasuki trimester kedua, berat badan Anda akan cenderung meningkat, oleh karenanya, disarankan untuk mencoba makanan rendah lemak. Produk olahan susu rendah lemak akan menjaga berat badan Anda. Daging tanpa lemak juga merupakan pilihan makanan sehat untuk ibu hamil trimester kedua yang baik.

Untuk memenuhi kebutuhan protein, Anda dapat memilih makanan laut yang juga banyak mengandung omega-3 yang baik untuk kecerdasan otak janin. Telur, terutama kuning telur, juga dapat menjadi pilihan, karena selain mengandung protein juga mengandung kolin yang baik untuk perkembangan otak bayi. Jika Anda tidak suka telur, alternatif lainnya bisa yoghurt, susu, atau kedelai.

Selain mengonsumsi makanan sehat yang mengandung nutrisi yang diperlukan untuk perkembangan janin, Anda juga harus memerhatikan apa-apa saja yang sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah terbatas, atau malah tidak boleh dikonsumsi sama sekali. Seperti pada minggu ketiga belas sampai dengan minggu keenam belas, ibu hamil sebaiknya tidak mengonsumsi cokelat, teh, dan juga kafein. Hal ini karena kandungan di dalamnya berisiko menganggu perkembangan di saraf pusat. Sedangkan pada minggu keduapuluh empat sampai dengan minggu keduapuluh delapan, Anda sebaiknya tidak mengonsumsi garam secara berlebihan, karena dapat meningkatkan risiko pembengkakan kaki.

Ketika seorang wanita hamil, seluruh kondisi fisik dan mentalnya berubah—begitu juga kebutuhan gizinya. Anda tak lagi makan hanya untuk diri sendiri, namun juga untuk janin Anda. Agar tak cepat bosan, Anda bisa membuat kombinasi makanan sehat untuk ibu hamil trimester kedua yang sesuai dengan selera Anda—tentunya dengan memerhatikan komposisi nutrisinya. Selamat mencoba dan semoga Anda dan bayi tetap sehat!

Artikel Menarik Lainnya




comments