Pertanyaan :

Assalamualaikum..wr..wb..

Saat ini ada seorang laki-laki yang mengajak saya menikah. Beliau sudah bekerja, namun saya masih kuliah. Beliau mengajak saya menikah setelah saya lulus kuliah. Sebetulnya saya ingin sekali bekerja terlebih dahulu, mengingat saya anak pertama, jadi saya ingin sukses dan setidaknya menjadi tulang punggung keluarga untuk membantu adik saya sekolah.
Namun disisi lain saya juga tidak ingin terperosok ke dalam kemaksiatan. Apa yang harus saya lakukan. Apakah harus menikah atau saya berkarir dulu mewujudkan impian saya.

Jawaban :

Waalaikumsalam..wr..wb…

Fitrahnya wanita menjadi seorang istri dan ibu, di rumah. Untuk mencari nafkah adalah tugas dan tanggung jawab suami. Akan tetapi jika mengalami kondisi khusus seperti anda, boleh memilih bekerja dan berkarir dulu untuk membantu orang tua jika benar-benar dibutuhkan. Agar terhindar dari maksiat maka jauhi pacaran. Atau pilihan kedua menikah dan tetap membantu orang tua, sampaikan di awal sebelum menikah kepada suami kalau nanti setelah menikah anda akan tetap membantu orang tua, tentunya dengan tidak melalaikan kewajiban sebagai seorang istri.

Agus Aribowo

Agus Aribowo

Penulis buku-buku laris  seperti Indahnya Menikah Tanpa Pacaran, Makin Syar’i Makin Cantik dan Jodohmu Dekat, Dia Ada Dalam Dirimu

Kontributor www.elmina-id.com dan www.diarypernikahan.com

Contacttanyaaghautsman@gmail.com

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

1 + 1 =

Artikel Menarik Lainnya




comments