Masih jelas terngiang dalam ingatan saya beberapa waktu yang lalu dimaki oleh anak kecil usia sekitar 7 tahun karena dia merasa saya kelamaan di toilet masjid. Saat itu saya berbaik sangka mungkin dia mengira kalau saya adalah teman sebayanya.

Namun disaat lain saya juga melihat anak-anak yang mengolok-ngolok orang tua yang sudah kakek-kakek dengan cibiran bahkan bullyan. Dan diwaktu lain saya juga menyaksikan anak-anak usia sekitar 7 – 15 tahun berbicara dengan teman sebayanya namun yang keluar adalah kata-kata yang tidak sopan, yang diucapkan adalah makian, sumpah, dan nama-nama binatang yang tentu tidak perlu juga saya tuliskan disini. Dan fenomena ini saya temukan tidak hanya 1 atau 2 kali melainkan berkali-kali.

Krisis moral yang banyak terjadi pada lingkungan kita hari ini terlebih dalam lingkungan anak-anak adalah hilangnya sikap hormat kepada yang tua. Jangankan kepada orang lain, kepada orang tua sendiri tak sedikit anak-anak marah, membentak, mengatur-mengatur dan mengancam. Di tambah lagi dengan sikap dan tutur kata yang jauh dari nilai-nilai ke Islaman. Tentu hal ini menjadi PR untuk kita semua khususnya bagi kita para orang tua mengingatkan, mengajarkan serta mendidik anak-anak kita untuk ber-akhlak yang baik, tutur kata yang indah serta berprilaku yang santun dan sopan.

Lebih mirisnya lagi ketika kita lihat banyak diantara para orang tua yang tidak terlalu memperdulikan sikap dan prilaku anaknya. Lebih fokus dan mengutamakan nilai-nilai akademik. Padahal untuk mendapatkan kesuksesan serta kebahagiaan sejati dalam hidup dunia dan akhirat sikap dan prilaku adalah modal utama yang harus dimiliki oleh anak.

Rasulullah Muhammad SAWpun berpesan kepada kita agar menghormati yang tua.

“Bukanlah termasuk golongan umatku orang yang tidak menghormati orang yang lebih tua diantara kita.”(HR.Bukhari)

Maka sudah semestinya ini menjadi kurikulum pendidikan utama dalam keluarga kita, untuk pendidikan moral, akhlak, cara bertutur kata yang baik dan santun tentu kita tidak bisa mengharapkan hanya kepada sekolah tempat dia belajar apalagi jam agama serta budi pekerti disekolah sangat sedikit.

Keteladanan dari kita para orang tua kepada anak kita adalah cara mendidik anak terbaik dalam bersikap dan bertutur kata. Tunjukkan kepada anak bagaimana cara menghormati orang tua melalui sikap dan tutur kata kita. Sebab jika kita lihat ternyata tak sedikit juga para orang tua (semoga bukan kita) yang tidak memiliki etika kepada orang tua, berkata yang kasar dan menyakitkan kepada sesamanya apakah itu kepada keluarga dirumah atau mungkin kepada tetangganya, sehingga anak meneladani sikap-sikap dari para orang tuanya.

Anak kita memang butuh pendidikan akademik terbaik, dia butuh pakaian terbaik, dia memang butuh makanan terbaik. Akan tetapi untuk menjadi anak yang hebat, anak yang memberikan kontribusi kepada bangsa dan agama ini dia butuh keteladanan, dia butuh pendidikan tentang akhlak, cara bertutur kata yang baik dan sopan. [Uda Agus/elmina]

Artikel Menarik Lainnya




comments