Istri memiliki penghasilan yang lebih besar adalah hal yang bisa saja terjadi dalam sebuah keluarga. Terutama bagi para istri yang juga memiliki pekerjaan atau bisnis sendiri. Bahkan dalam beberapa keluarga tak jarang juga 100% kebutuhan rumah tangga dengan berbagai alasan seperti suami belum mendapatkan pekerjaan, suami memiliki penyakit kronis atau memang suaminya adalah seorang pemalas.

Pada dasarnya tanggung jawab utama untuk menafkahi keluarga adalah suami, dan peran utama seorang istri sesungguhnya adalah menjadi pelayan bagi suaminya di rumah dan mendampingi anak-anaknya. Namun karena satu dan lain bisa saja menjadi sebab seorang istri bekerja dan memiliki penghasilan lebih besar dari suami.

Keridhoan suami

Setelah menikah maka orang nomor satu yang harus ditaati dan dipatuhi oleh seorang istri adalah suaminya. Jika sebelum menikah seorang istri sudah memiliki pekerjaan yang mapan atau pun usaha yang sukses sebagai sumber pemasukan. Maka setelah menikah seorang istri perlu minta pendapat pada suaminya. Apakah dia diizinkan melanjutkan pekerjaan atau pun usahanya atau melepas semuanya dan menjalankan peran baru sebagai ibu rumah tangga. Jika suami meridhoi untuk terus bekerja, maka bekerjalah tanpa melupakan tanggung jawab utama sebagai seorang istri dan ibu rumah tangga.

Namun jika suami tidak mengizinkan maka taat dan patuhlah pada suami, meskipun meninggalkan pekerjaan tersebut akan membuat anda tidak memiliki penghasilan lagi atau anda kehilangan karir anda. Tak perlu sedih dan ragu, karena sebaik-baiknya karir wanita adalah menjadi ibu rumah tangga yang sukses mendampingi suami dan anak-anak anda. Tak perlu takut tidak lagi memiliki penghasilan karena mendapatkan ridho suami adalah hal utama bagi seorang istri.

Menghargai peran suami sebagai pimpinan dalam rumah tangga

Jika memang anda masih bekerja dan penghasilan lebih besar dari suami, hilangkan jauh-jauh rasa lebih hebat dari suami. Jangan sampai penghasilan yang lebih besar dari suami menjadikan anda tidak menghargai suami sebagai kepala rumah tangga. Perlu diketahui rumah tangga tidak dibangun dengan uang atau materi tapi rumah tangga dibangun atas ketaatan pada Allah SWT. Dan patuh serta taat pada suami adalah juga bentuk ketaatan dan ketakwaan pada Allah.

Menjaga nama baik suami

Penghasilan istri yang lebih besar dari suami tak jarang menjadikan hubungan rumah tangga menjadi retak. Suami merasa tidak diharga sementara istri merasa menjadi pahlawan dalam keluarga. Lebih buruknya lagi orang-orang sekitarnya mengetahui hal ini, orang-orang tau kalau si istri lebih kaya dari suami. Tentu hal ini akan membuat seorang suami menjadi tidak dihargai. Sekalipun penghasilan anda lebih besar dibanding suami, tetaplah menjaga nama baiknya dihadapan keluarga dan sahabat anda.

Perbanyak rasa syukur pada Allah SWT

Sejatinya setiap pencapaian yang diraih, rezeki yang didapatkan adalah karunia dari Allah SWT bukan karena kehebatan anda semata. Perbanyaklah syukur kepada Allah, pandanglah setiap karunia yang diberikan sebagai titipan Allah yang bisa saja ditambah atau diambilnya kapan saja. Sehingga dengan seperti ini tidak menjadikan anda terlalu mencintai harta, ingat harta yang jauh lebih berharga dari itu semua adalah keluarga. Jangan sampai kilauan dunia membuat mata anda jauh dari keluarga dan akhirat.

“Saat penghasilan istri lebih besar dari suami hanya dibutuhkan keridhoan. Suami yang ridho istrinya memiliki penghasilan dan istri yang ridho membantu biaya kebutuhan rumah tangga dari penghasilannya…”

Sumber foto : pexels.com

Artikel Menarik Lainnya




comments