0 Items
+62 823 12 1010 11 [email protected]

 

Menunggu waktu menyambut kelahiran buah hati, tentu sangat membahagiakan. Rasanya tak sabar menjumpai makhluk imut yang satu itu. Biasanya kita heboh menyiapkan berbagai perlengkapan, apalagi jika yang lahir anak pertama. Sebelum berlebihan belanja, yuk kita lihat daftar perlengkapan yang bisa disiapkan.

  1. Baju-celana Bayi dan Kain Popok

Yang ini wajib punya seminimalnya 1 lusin, karena bayi baru lahir biasanya akan sering mengompol. Jika musim hujan, ada baiknya kita siapkan lebih banyak karena cucian akan lebih lama keringnya.

 

  1. Kain Bedong / Alas Tidur

Kain bedong bisa difungsikan juga sebagai alas tidur bayi. Karena sering kena ompol, ada baiknya perlu disiapkan agak banyak. Biasanya tersedia dengan ukuran besar, tapi bisa juga kita akali dengan memotongnya menjadi lebih kecil. Dengan begitu persediaan kita menjadi lebih banyak. Begitu kena kotoran si kecil, tinggal menggantinya dengan yang lain.

 

  1. Topi, Kaus Kaki, Selimut

Perlengkapan yang ini biasanya dipakai jika akan bepergian atau cuaca dingin. Tetapi selimut bisa menjadi tidak aman karena bisa menutup saluran pernafasan bayi. Jika memang perlu menggunakannya, pilihlah bahan yang lembut dan tidak gatal di kulit, sebab kulit bayi baru lahir masih sensitive. Dan cermati juga agar jangan sampai menutupi hidung bayi atau melilit tubuhnya.

 

  1. Perlak/Alas Plastik

Yang ini juga wajib punya, supaya ompol bayi tak membasahi kasur. Di pasaran tersedia ukuran kecil untuk dibawa bepergian, ukuran sedang untuk digelar di atas Kasur, dan ada pula yang menjualnya meteran. Perlak kecil untuk bepergian biasanya berguna sebagai alas saat bayi diganti popoknya.

 

  1. Kasur dan Bantal-Guling Bayi

Sebenarnya kasur bayi tidak masuk barang wajib, karena toh biasanya bayi masih tidur bersama ibu di kasur besar.  Bantal guling juga tidak terlalu dibutuhkan karena sejumlah ahli menyatakan bahwa sebenarnya posisi tidur yang baik tidak memerlukan bantal. Penggunaan bantal U bagi bayi bahkan bisa berbahaya, karena bisa menyulitkan bayi untuk memutar/membalik arah saat ia muntah/gumoh.

 

  1. Termometer dan Kain Kassa

Kain kassa penting untuk membersihkan bekas tali pusat bayi. Sementara thermometer seringkali luput dimiliki, padahal ia penting untuk memonitor suhu badan bayi secara berkala. Jika bayi demam, alat ukur yang valid hanyalah thermometer, bukan punggung tangan kita yang diletakkan di atas dahi anak. So, thermometer wajib dipunya ya, Moms.

 

  1. Alat Pompa Asi

Pompa ASI tidak selalu dibutuhkan kecuali jika kita ibu bekerja yang harus mempersiapkan ASI Perah sebagai bekal saat nanti kita bekerja. Namun kita juga bisa mencoba teknik Marmet, yakni memerah dengan tangan. Seperti apa detilnya, bisa kita cari videonya di Youtube agar lebih mudah dipraktikkan. Perlu kita ingat bahwa menyusui langsung jauh lebih baik dari meminumkan asi perah, karena bayi merasakan dekap hangat dan interaksi langsung dengan ibu, sehingga proses menjalin ikatan (bonding) terbentuk dengan baik.

 

  1. Perlengkapan Mandi (Handuk, Sabun, Bedak)

Sejumlah dokter mengatakan kulit bayi masih memiliki zat pelembab alami sehingga tidak memerlukan sabun saat mandi. Jikapun Anda tetap ingin menggunakan sabun, pastikan ia cocok untuk kulit bayi Anda. Begitu juga dengan bedak, pakailah sekedarnya dan berhati-hatilah menggunakannya karena partikelnya rentan terhisap ke hidung bayi.

 

  1. Kelambu

Kelambu bisa jadi diperlukan jika di rumah kita banyak nyamuk dan serangga. Mengggunakan kelambu jauh lebih baik daripada spray pembasmi hama atau obat-obatan lainnya, karena zat kimia sensitive bagi bayi baru lahir.

 

  1. Selendang/Gendongan Bayi

Gendongan bayi sangat banyak pilihannya, mulai dari kain jarik sampai kain bercincin / sling. Anda bisa memilihnya sesuai kenyamanan dalam memakainya.

 

  1. Stroller

Kereta bayi ini akan sangat berguna jika kita sering bepergian. Tapi jika hanya digunakan sesekali, kita bisa meminjam dari kerabat atau menyewa untuk dipakai beberapa waktu.

Well, barang-barang untuk bayi memang lucu-lucu sekali. Tapi jangan sampai kalap membeli barang yang sebenarnya belum terlalu dibutuhkan. Buatlah daftar belanja dan tahan diri sampai 2 bulan setelah bayi lahir. Selama itu, coba lihat kado-kado yang datang, dan cek lagi kebutuhan bayi untuk beberapa bulan berikutnya. Dengan demikian semoga terhindar dari membeli barang yang tak diperlukan.

 

Bacaan :

http://www.alodokter.com/ternyata-tidur-menggunakan-bantal-berbahaya-untuk-bayi

http://www.alodokter.com/ibu-wajib-mewaspadai-risiko-dari-bedak-bayi

http://magazine.orami.co.id/ini-dia-daftar-perlengkapan-bayi-baru-lahir-yang-harus-dibeli/

foto : https://id.pinterest.com/source/wallpaperhd.pk/

%d bloggers like this: