0 Items
+62 823 12 1010 11 [email protected]

“Aku akan memalingkan orang-orang yang menyombongkan dirinya dimuka bumi tanpa alasan yang benar….”(Az-Zukhruf : 146)

Di ayat yang lain Allah juga berfirman :

“Demikianlah Allah mengunci mata hati orang yang sombong dan sewenang-wenang.” (Ghafir : 35)

Sombong adalah salah satu dari sekian banyak penyakit hati yang sangat berbahaya bagi kita, sombong juga salah satu sifat dan karakter iblis, bahkan iblis diusir dari syurga karena kesombongannya, merasa jauh lebih baik dan mulia hingga tidak mau bersujud kepada nabi Adam AS ketika Allah SWT perintahkan.

Masih dalam surat ghafir di ayat 60 , Allah mengancam orang-orang yang sombong dengan akan memasukkannya ke neraka jahannam sebagaimana firmannya :

“Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-KU (berdoa kepada-KU) akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (Ghafir : 60)

Maka sudah semestinya kita untuk memeriksa hati apakah sudah tercemar penyakit sombong ini?, jika ada setitik saja noda ini dihati kita maka cepat-cepatlah bersihkan. Selain itu kita juga mesti mengenal apa-apa saja yang bisa menimbulkan penyakit sombong di hati kita. In syaa Allah 3 diantaranya akan kita bahas dalam tulisan kali ini.

1. Ilmu

Pernah menemukan terjadi perdebatan di sosial media perkara agama ?, ya sangat sering terjadi. Semua dalil baik dari Al-quran maupun hadist dikeluarkan hanya untuk memenuhi “ego pribadinya” agar memenangkan perdebatan tersebut. Tak sedikit juga yang pada akhirnya merendahkan, meremehkan serta menganggap enteng orang lain hanya karena ilmu yang dia miliki, hanya karena banyaknya buku atau kita yang di baca, hanya karena status pendidikannya, hanya karena dia murid siapa.

Orang berilmu yang menjadi sombong bukanlah perkara baru dalam kehidupan ini. Namun semestinya orang berilmu menambah dan meningkatkan ketawadhuannya, semakin tinggi ilmunya semakin rendah hatinya, semakin ia merasa bodoh dan merasa kecil dibanding dengan ilmu yang dimiliki oleh Allah SWT.

Menuntut ilmu, belajar adalah suatu kewajiban bagi setiap umat muslim tapi mesti diingat, jangan jadikan ilmu yang dimiliki untuk menyombongkan diri.

2. Kedudukan dan Nasab

Sejatinya Allah menguji hamba-hambanya dengan berbagai perkara salah satunya adalah ujian keturunan. Ada yang dari keturunan biasa-biasa saja, tidak dikenal entah siapa kakeknya entah siapa buyutnya, hanya orang biasa. Namun disisi lain ada juga yang berasal dari keturunan yang terhormat serta terpandang dikenang dan disegani garis keturunannya apakah itu keturunan bangsawan atau mungkin keturunan ulama.

Keturunan ternyata bisa membuat sombong dan tinggi hatinya, memandang dengan sebelah mata kepada yang keturunannya tidak terhormat atau dimuliakan. Islam datang membawa keadilan termasuk keadilan status kedudukan, Allah melihat hambanya bukan dari suku, bangsa ataupun kedudukannya namun dari ketakwaan dan ketaatannya.

3. Harta

Selain ilmu dan kedudukan ada satu lagi yang membuat seseorang menjadi sombong yaitu harta. Tak sedikit orang-orang yang semakin bertambah harta yang dia miliki, semakin berlimpah rezeki yang Allah karuniakan maka semakin bertambah jugalah rasa sombong dan ujub dihatinya. Merasa kalau semua yang dia peroleh adalah hasil dari kehebatannya, hasil dari jerih payah keringatnya.

Dengan harta ia bisa membeli apa saja yang dia mau bahkan itu harga diri seseorang, dengan harta dia merasa bisa mendapatkan apa saja yang dia mau bagaimanapun caranya, harta menggelapkan mata dan membutakan hatinya. Nauzubillahi min zalik. Semoga Allah jaga selalu hati dan niat kita.

sumber foto : akbarabdulfattah.wordpress.com

 

%d bloggers like this: