0 Items
+62 823 12 1010 11 [email protected]

Barakallaahu laka wa barakallaahu ‘alayka wa jama’a baynakuma fii khayr

(semoga Allah melimpahkan barakah kepadamu, semoga Allah melimpahkan barakah atasmu, dan semoga Allah mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan)

Kami yakin tentu kita semua sudah tidak asing lagi dengan doa ini, doa yang sering kita sampaikan ketika menghadiri pernikahan teman atau saudara, dan bagi fansnya maher zain tentu juga sudah hafal dengan lirik ini, karena doa ini masuk dalam lirik lagunya “Baraka Allahu Lakuma” .

Barakah, adalah doa yang sering kita panjatkan untuk mempelai yang baru saja melansungkan pernikahan. Pernahkah terpikir oleh kita kenapa harus barakah?, kenapa kita tidak mendoakannya bahagia, mendoakannya langgeng, mendoakannya banyak anak serta doa-doa lainnya.

Ustadz Moh. faudhil azim menjelaskan jika hanya bahagia maka tanpa doa kitapun in syaa Allah mereka bahagia, Ustadz salim a.fillah menambahkan kalau sekedar langgeng dunia abu lahab dan istrinya juga langgeng didunia dan juga langgeng mendapat azabnya di neraka, na’udzu billah min dzalik. Segera punya momongan belum tentu tepat, karena terkesan kita mendahului Allah.

Lalu kenapa harus barakah? Barakah adalah gabungan syukur dan sabar, bersyukur atas segala nikmatnya dan bersabar atas segala ujiannya. Dua hal inilah yang akan selalu ditemui dalam perjalanan panjang kehidupan rumah tangga. Ibnul Qayyim Al jauziyah menjelaskan barakah adalah ketika segala sesuatu yang kita temui dalam kehidupan ini, lebih khususnya kehidupan rumah tangga makin mendekatkan diri kita pada Allah SWT. Bersatu selalu dalam kebaikan apapun kondisi dan situasinya itulah sejatinya dari kebarakahan.

Jadi barakah adalah level tertinggi yang mesti dicapai dan diraih oleh siapapun yang menikah, dan juga kita selalu senantiasa mendoakan saudara-saudara kita untuk bisa mencapai kebarakahan dalam rumah tangganya. Barakah tak bisa dinilai dengan materi, barakah tidak hanya sekadar bahagia, namun jauh lebih dari itu. Yaitu ketika ada kenikmatan tertawa bersama namun juga bisa tetap bersabar dan berbahagia bersama ketika menemui kesulitan.

Barakah akan menjadi embun penyejuk ketika kondisi ikatan rumah tangga suami-istri menemui kesempitan, menemui kesulitan. Barakah akan mengingatkan setiap pasangan agar selalu bersyukur atas nikmat Allah SWT, selalu mengingat Allah dikala lapang dan sempit. Selalu menjadi kebaikan setiap situasi yang dihadapi.

Bagaimana agar pernikahanmu Barakah?,

“Jikalau sekiranya penduduk negeri beriman dan bertaqwa, niscaya Kami akan melimpahkan barakah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat kami), maka Kami siksa mereka disebabkan oleh perbuatannya.”(QS Al A’raf: 96)

Beriman dan bertaqwa itulah kunci utama dari kebarakahan, beriman yaitu meyakin Allah SWT tak hanya melalui hati dan ucapan namun juga melalui amal perbuatan. taqwa adalah takut kepada Allah SWT, takut akan pedihnya azab dari Allah, takut jika Allah tidak karuniakan kebarakahan padanya. Maka cirinya adalah mereka melaksanakan perintah Allah dan menjauhi segala larangan Allah SWT.

Mulai dan awalilah pernikahanmu dengan keimanan dan ketaqwaan pada Allah SWT caranya tentu dengan mengawalinya dengan hal-hal yang Allah ridhoi (baca : tidak bermaksiat lewat pacaran), setelah bangunlah rumah tanggamu dengan pondasi keimanan dan ketaqwaan pada Allah SWT. In syaa Allah keberkahan akan selalu menyertaimu.

Sumber foto : jualparcelbuah.com

%d bloggers like this: