0 Items
+62 823 12 1010 11 [email protected]

Pertanyaan :

Assalammualaikum..

Saya masih berumur 18 , dahulu saya sempat pacaran dan putus karena terlibatnya orangtua dan mungkin Allah swt mendengar doa saya “jika dia tidak baik untuk saya maka jauhkanlah” saya juga tidak menyangka kami berpisah karena hal tersebut padahal awalnya kami tidak ada konflik. Balik ke pertanyaan sekarang saya tidak ingin pacaran , tapi saya ingin menikah tetapi umur saya masih 18 . Lalu ada beberapa lelaki yang mendekati dan dekat dengan saya . Lalu akhirnya pergi dan ada yang dekat lagi saya selalu berkata saya tidak ingin pacaran tetapi semua lelaki yang dekat dengan saya malah ketawa dan berkata pemikiran saya masih jauh. Lalu saya selalu berdoa di dekatkan dengan jodoh agar cepat menikah tetapi kalo saya tidak dekat dengan cowok bagaimana lelaki dapat melamar saya. Saya bingung apa saya harus menanggapi lelaki yang dekat dengan saya atau tidak. Saya takut baper jika dekat tetapi saya bingung jika tidak di tanggapi. Terimakasih

Jawaban :

Waalaikumsalam..wr..wb..

Alhamdulillah, turut bahagia kalau mba sudah tidak pacaran lagi, semoga Allah beri keistiqomahan di jalan Allah. Bagaimana dengan laki-laki yang mendekati kita ?

Sebelumnya mba perlu kenali dulu, laki-laki yang mendekati mba niatnya apa ? Apakah ingin pacarin mba atau ingin menikahi ? Jika ingin memacari tentu lebih baik jauhi. Namun, jika niatnya untuk menikahi maka bisa lakukan proses ta’aruf . Tentang proses ta’aruf bisa baca Panduan Ta’aruf , disana telah kami bahas lengkap panduan taarufnya. Semoga Allah mudahkan urusannya.

Agus Aribowo

Agus Aribowo

Penulis buku-buku laris  seperti Indahnya Menikah Tanpa Pacaran, Makin Syar’i Makin Cantik dan Jodohmu Dekat, Dia Ada Dalam Dirimu

Kontributor www.elmina-id.com dan www.diarypernikahan.com

Contact[email protected]

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

6 + 3 =

%d bloggers like this: