0 Items
+62 823 12 1010 11 [email protected]

Sebuah kata-kata bijak yang mungkin andapun sering mendengarkannya mengatakan.

“Jika kita bisa menghargai sesuatu yang kecil maka sesuatu yang besar akan mudah diraih, begitu juga sebaliknya jika kita menggap remeh atau bahkan mengabaikan hal-hal kecil maka hal-hal besarpun akan mudah diabaikan”.

Kami yakin tentu anda sepakat dengan kata bijak diatas, kalimat diatas menggambarkan tentang betapa pentingnya kita menghargai yang kecil dan sederhana. Bahkan jika kita lihat dalam kehidupan nyata hampir semua orang-orang sukses adalah orang yang sangat memperhatikan hal kecil dan detail. Mereka menyadari jikalau hal-hal kecil dan sederhana tersebut diabaikan maka akan berdampak buruk terhadap kehidupan dan aktivitas mereka, begitu juga sebaliknya jika hal-hal kecil tersebut diperhatikan maka akan sangat berdampak kebaikan yang besar dalam kehidupannya.

Sekarang mari kita coba evaluasi diri kita, sudahkah kita memperhatikan hal-hal kecil selama ini atau mengabaikannya ?. Contohnya dalam Ibadah, menunda shalat 5 – 10 menit dari datangnya waktu shalat itu suatu hal yang kecil tapi jika diperhatikan akan sangat beda sekali kebaikan dan nilai pahala yang kita dapat. Membaca Al-quran 1-2 lembar setiap hari juga sesuatu yang sangat sederhana sekali, paling hanya 5 – 10 menit juga, menunaikan ibadah sunnah shalat tahajud, ibadah sunnah shalat dhuha, ibadah sunnah shalat Rawatib. Jika kita hitung semua ibadah-ibadah tersebut sangatlah “sederhana”, hanya 5 – 10 menit bahkan kalau paling lamapun hanya 15 – 30 menit.

Coba bandingkan dengan waktu yang kita gunakan untuk bekerja, untuk bermain, untuk ngobrol dengan teman yang terkadang malah isi obrolannya adalah ghibah, aktivitas berselancar dinternet bersama smartphone, nonton, tidur, dan berbagai macam aktivitas lainnya. Tentu waktu untuk ibadah jauh lebih kecil dari hal itu semua, tapi perlu kita sadari hal-hal kecil dan sering kita abaikan inilah yang akan memberikan pengaruh serta dampak yang besar terhadap kehidupan kita baik didunia maupun di akhirat kelak.

Mungkin diantara kita yang membaca tulisan ini, pernah merasakan hidup terasa makin sesak, masalah datang silih berganti, hati terasa galau dan resah tak menentu, rezeki seret, jodoh tak kunjung datang, sulit atau susah mencari pekerjaan atau mungkin bagi yang berjualan, jualannya terasa sepi. Coba evaluasi diri, bisa jadi selama ini kita mengabaikan hal-hal kecil yang kita anggap tidak penting dan abaikan contohnya dalam hal ibadah.

Contoh hal kecil yang kita abaikan dalam lini kehidupan lain adalah tentang sikap, kepribadian serta kebiasaan seperti selalu datang terlambat disetiap pertemuan, tidak menepati janji, mengabaikan amanah, banyak alasan, serta menunda-nunda.

Mungkin anda akan berkata dalam hati “kelihatannya yang kecil dan sepele, tapi jika sudah menjadi kebiasaan maka akan susah untuk mengubahnya” . Iya, itu sangat benar sekali, jika sudah menjadi kebiasaan memang akan terasa sulit mengubahnya, tapi perlu diingat sulit bukan berarti tidak bisa. Selama masih ada kemauan disana tentu akan muncul kemampuan.

%d bloggers like this: