0 Items
+62 823 12 1010 11 [email protected]

Jika hanya kecantikan yang kau utamakan maka ia akan sirna dimakan usia…..

Jika hanya tubuh indah yang selalu kau banggakan maka ia akan tergerus dimakan masa….

Jika hanya kulit putih yang selalu kau impikan maka ia memudar sering berjalannya waktu….

Akan tetapi jika Ketaatan, Keimanan serta Ketakwaan yang kau utamakan, InsyaAllah ia akan kekal hingga ke akhirat nanti.

 

Tak bisa dipungkiri ketika menjadi muslimah yang hidup dimasa yang serba “aneh” ini menjadikan ia berubah orientasi hidup, terpikat oleh pengaruh media-media yang secara tidak disadari justru mengaburkan pandangan mata untuk melihat seperti apa mestinya seorang muslimah, bagaimana seharusnya menjadi seorang muslimah. Krisis teladan, menjadikan tontonan sebagai tuntunan, mengubah paradigma serta cara pandang, melupakan hal yang hakiki tapi berusaha mengejar sesuatu yang semu. Kecantikan menjadi orientasi utama, cantik itu ketika kulitnya putih, cantik itu ketika rambut hitam berkilau, cantik itu ketika tubuhnya indah ramping dan lansing. Alhasil untuk mewujudkan itu semua berbagai cara dilakukan, mengejar salon-salon dengan harga selangit, melakukan berbagai ritual yang sebenarnya merusak kesehatannya sendiri dengan tujuan agar tubuhnya terlihat indah, membeli berbagai macam jenis kosmetik agar kulit terlihat putih serta banyak lagi hal lain yang dilakukan dengan tujuan tak lain dan tak bukan agar terlihat cantik, ayu, anggun dan indah dimata manusia.

Islam tidak melarang kita untuk tampil dengan baik, rapi serta indah, karena islam itu sendiri menyukai keindahan. Akan tetapi ada hal-hal penting yang juga mesti diperhatikan oleh setiap muslimah selain hanya tampilan fisik semata. Setidaknya ada 4 hal yang akan mesti diperhatikan oleh seorang muslimah , keempat hal ini insyaAllah akan menuntun seorang muslimah untuk tidak hanya tampil cantik secara dunia tetapi juga cantik secara ukhrawi, menginspirasi didunia, berbuah syurga diakhirat nanti. 4 hal tersebut adalah :

 

1. Sempurnakan Hijab

وَلا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلا مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ

Janganlah mereka menampakkan perhiasan-nya, kecuali yang (biasa) tampak pada dirinya. Hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya (QS an-Nur [24]: 31

Perhiasan begitu Allah mengkiaskan tentang aurat wanita, perhiasan tentu sesuatu yang indah, sesuatu yang menarik, sesuatu yang berharga. Sebuah kiasan yang sangat indah sekali dalam Alquran untuk para wanita muslimah. Allah memerintahkan untuk menutup, menjaga dan melindungi perhiasan tersebut. Jika cincin emas, berlian permata saja yang harganya jutaan hingga puluhan juta dijaga dengan begitu baik dalam sebuah etalase kaca, apalagi perhiasan seorang wanita muslimah yang tak ternilai harganya. Saking berharganya hingga Allahpun memerintahkan untuk menjaganyanya.

Mengenakan hijab secara syar’i adalah sebuah kewajiban bagi setiap muslimah, sama seperti wajibnya shalat, puasa dan zakat. Sudah semestinya tidak ada lagi alasan, tidak ada lagi penundaan untuk berhijab syari. Berhijab secara syari tidak akan mengurangi kecantikanmu tetapi justru akan membuatmu menjadi lebih cantik, tentu cantiknya adalah cantik yang menenangkan memberi keteduhan bagi yang memandang. Berhijab secara syari tidak akan menghilangkan keindahan tubuhmu, tapi ia akan menjaga keindahan tubuhmu (baca : perhiasan) agar tetap indah, agar ia tetap terjaga, agar ia tetap berharga.

 

2. Percantik Akhlak

Sebuah kutipan menarik dari Imam Asy Syahid Hasan Al Banna ” Wanita adalah tiangnya negara, jika baik wanitanya maka baik jugalah negara itu, begitu juga sebaliknya jika wanitanya buruk maka buruk jugalah negara tersebut”. 

Diatas 50% (Asumsi pribadi) produk-produk yang ada didunia ini bintang iklannya adalah wanita, apakah itu produk makanan, minuman, rokok , produk elektronik, produk otomotif dan berbagai jenis produk-produk lainnya yang apabila kita lihat sebenarnya tak ada hubungan sama sekali dengan wanita tapi bintang iklannya adalah wanita. Disini bisa kita lihat betapa berpengaruhnya seorang wanita baik itu tubuhnya, suaranya, senyumannya dan lain sebagainya.

Disisi lain apabila ia sentuh oleh nilai-nilai islam, tentu pengaruh kebaikan  besar yang diberikannya, tidak lagi hanya mengandalkan keindahan fisiknya. Akan tetapi ia akan mengeluarkan potensi-potensi hebat dalam dirinya, potensi-potensi hebat itulah yang akan membangun peradaban Islam.  Potensi keibuan, kelemah lembutan sebagai seorang istri yang sholeha. Melahirkan, mendidik dan membesarkan generasi-generasi islam yang hebat.

Tentu untuk menjadi wanita-wanita hebat seperti ini adalah orang-orang yang cantik akhlaknya, baik prilakunya, bagus ibadahnya serta ia yang selalu hidup sesuai dengan tuntunan Alquran dan sunnah-sunnah rasulnya. Dan akhlak utama bagi seorang wanita adalah menjaga dirinya, menjaga harga dirinya dan memiliki sifat malu. Ia sadar dirinya begitu luar biasa maka tak ia sia-siakan.

 

3. Pembelajar Sejati

Menjadi wanita sejatinya adalah menjadi seorang istri…..

Menjadi wanita sejatinya adalah menjadi seorang ibu….

Menjadi istri bagi suaminya serta menjadi ibu bagi anak-anaknya itulah sejatinya profesi seorang wanita, meski terkadang ini sering dilupakan. Tak sedikit wanita yang lupa kalau ia akan menjadi seorang istri hingga ia juga lupa mendalami ilmu bagaimana menjadi seorang istri. Banyak juga yang lupa kalau ia nanti akan menjadi seorang ibu hingga ia lupa juga mempelajari dan mendalami ilmu tentang menjadi ibu.

Dalam suatu kesempatan ibu elly risman pemerhati pendidikan anak di indonesia menyampaikan, hari ini banyak sekali para orang tua yang meremehkan pendidikan terhadap anaknya terbukti dengan banyaknya para orang tua yang sibuk bekerja mengejar dunia dengan alasan untuk masa depan anaknya tetapi menitipkan pendidikan anaknya sendiri pada pembantunya, pada orang tuanya atau mungkin ditempat penitipan anak. Dalam kesempatan yang sama beliau menyampaikan ini suatu kesalahan besar, mengejar masa depan tetapi meninggalkan pendidikan untuk masa depan yang sebenarnya, karena ada beberapa hal yang pendidikan untuk anak tidak bisa diwakilkan terhadap siapapun diantaranya adalah :

  • Megajarkan ia tentang keimanan dan ketakwaan
  • Mengajarkan ia menjadi seorang suami/istri
  • Mengajarkan ia menjadi seorang ayah/ibu
  • Mengajarkan ilmu profesional

Kesalahan besar para orang tua selama ini adalah terlau fokus pada poin keempat yaitu mengajarkan ilmu profesional, ingin anaknya sekolah disekolah terbaik, kuliah ditempat terbaik.Ini memang perlu tetapi tiga hal sebelumnya jauh lebih penting. Jika poin keempat menyangkut masa depan dunia, maka tiga poin pertama menyangkut masa depan dunia akhirat. Jika poin keempat menyangkut soal gengsi dan kedudukan dimata manusia, maka tiga poin pertama adalah suatu hal yang akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah SWT.

Ibu, tentu memegang peranan penting dalam hal ini, disaat suami diluar mencari nafkah untuk keluarga, ia selalu bersama anak-anaknya, mendidik anak-anaknya dirumah untuk menjadi generasi-generasi hebat. Mendidik anak, menanamkan tauhid, mengajarkan akhlak tentu butuh ilmu, maka para calon ibu belajarlah dari sekarang menjadi seorang ibu atau yang mungkin sudah jadi ibu belum ada kata terlambat untuk belajar. Tetaplah lapar dan haus akan ilmu, Tetaplah bodoh dan fakir akan pengetahuan.

 

4. Banyak Bersyukur

“Dan (ingatlah juga), ketika Tuhanmu mengumumkan; “Niscaya jika kamu sekalian bersyukur, pasti Kami (Alloh) akan menambah (nikmat) kepada kamu sekalian, dan jika kamu sekalian kufur/mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya adzab-Ku sangat berat”. (QS. Ibrohim, ayat: 7).

Bersyukur itu tanpa batas, karena  nikmat Allahpun tak ada batasnya. Merasa berkekurangan dan selalu merasa lebih buruk dari yang lain adalah tabiatnya manusia begitu juga dengan wanita. Merasa kurang cantiknya, Merasa kurang hartanya, Merasa rendah dan minder dari yang lain tentu akan jadi kekeliruan besar. Allah menciptakan manusia dengan sebaik-baiknya penciptaan, sebaik-baiknya bentuk, sebaik-baiknya kondisi. Jika hari ini kita merasa ada yang kurang mungkin kita sendiri yang kurang mengenal diri kita sendiri. Karena setiap manusia memiliki berlian, memiliki keunggulan. Maka bersyukurlah selalu InsyaAllah Allah akan tunjukkan berlianmu itu.

Ya, Itulah 4 Hal penting kali ini, Semoga bermanfaat bagi sahabat semua, saudari semua. Ayo bersama menjadi mata rantai kebaikan dengan cara yang sangat sederhana membagikan tulisan ini kepada temanmu, sahabatmu, saudaramu atau mungkin orang lain yang tidak dikenal sama sekali tapi ia butuh akan ilmu ini. Yakinlah Sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan akan Allah catat sebagai amal kebaikan.

%d bloggers like this: