0 Items
+62 823 12 1010 11 [email protected]

“Memang tidak semua pacaran berujung pada pacaran, tapi semua pacaran berawal dari pacaran (kecuali prostitusi)”

Cokelat, ya semua wanita memang sangat menyukai makanan yang satu ini. Cokelat juga sering diabadikan sebagai tanda cinta, sebagai tanda kasih sayang, hingga di hari lebarannya orang pacaran (baca : valentine) coklat dijadikan sebagai ikonnya. Entah siapa yang memulai sehingga cokelat menjadi makanan khas orang yang pacaran.

Pedekate ngasihnya cokelat…..

Pas nembaknya pake cokelat….

Pas jadian makan cokelat sepotong berdua….

Pas hari jadian dirayain pakai coklat…..

Ulang tahun kasih hadiahnya coklat….

Valentine-an cokelat lagi…

Kenapa harus cokelat? Karena ternyata cokelat adalah makanan yang bisa membuat wanita tenang, relaks dan bahagia. Banyak wanita yang awalnya bad mood namun bisa bahagia kembali setelah makan cokelat. Hingga akhirnya semua wanita sangat menyukai cokelat, bahkan lebih dari 75% yang mengkonsumsi cokelat adalah wanita.  Ini disebabkan cokelat mengandung  phenylethylamine yang menghasilkan hormon endorfin yang sama dilepaskan oleh otak saat jatuh cinta. Selain itu cokelat juga mengandung hormon seretonin yang membuat wanita merasa lebih nyaman, relaks dan bahagia.

Ini jugalah sebabnya para laki-laki menggunakan cokelat sebagai makanan untuk menakhlukkan wanita, tentu tujuannya agar “ngedate”nya selalu indah. wanita selalu mood, relaks dan bahagia.  Bahagia dan nyaman dalam melakukan zina maksudnya, mulai dari zina hati, zina mata, zina pendengaran ,zina tangan hingga zina yang sangat besar dan sangat Allah murkai.

Banyak kisah dan cerita dari mereka yang terlanjur melakukan zina adalah dengan ketidak sengajaan, duduk berduaan ditempat sepi, si laki-laki menghadiahkan sepotong cokelat, makan coklat berdua, relaks, nyaman hingga akhirnya lupa diri sudah tergelincir ke perbuatan dosa. Yang bersisa hanya penyesalan sepanjang usia. Laki-laki bisa saja pergi dan kabur tanpa merasa bersalah, tapi wanita tak bisa begitu karena ia telah bernoda yang tak akan tergantikan lagi.

Untuk itulah wahai saudariku, jangan mudah tergiur oleh bujuk rayu laki-laki, jangan mudah tergoda oleh sepotong cokelat. Karena dirimu, karena jiwamu jauh lebih berharga dari itu. Mungkin dilain kisah tidak cokelat saja yang diberi, bisa saja semangkok bakso, seikat bunga serta kejutan-kejutan semu lainnya. Hati-hati dalam menjaga hati, laki-laki shaleh yang hebat tentu tidak akan memberi kamu hadiah cokelat tapi mereka akan mengajak akad nikah.

 

 

 

%d bloggers like this: