0 Items
+62 823 12 1010 11 [email protected]

Pertanyaan :

Assalamuallaikum wr.wb
Begini, dahulu saya pernah di kenalkan dengan seorang lelaki oleh teman saya, namun, pada saat itu saya sedang galau memikirkan lelaki yang pernah dekat dengan saya dan juga sedang berusaha mendekatkan diri dengan Allah, jadi saya tidak menanggapi laki laki yang dikenalkan oleh teman saya. Tanpa saya ketahui lelaki itu selalu meminta ke teman saya agar di dekatkan dengan saya, bahkan dia sampai menaruh rasa cinta kepada saya, sampai teman saya tak kuat membendung akhirnya teman sayapun bercerita, namun, saya malah jadi tidak nyaman dengan lelaki itu, sayapun block semua akun sosmednya. Jadi, apakah orang itu bisa jadi jodoh saya? Dan apakah sikap saya benar terhadap orang itu? Sekian dan terimakasi.
Wassalamuallaikum wr.wb
Judul Pertanyaan: Apakah orang yang cinta dengan kita itu jodoh kita?

Jawaban :

alaikumussalaam mba C

 
Prinsipnya jika datang laki2 yang shalih, rajin ibadahnya, baik akhlaqnya, sudah mampu memberi nafkah dan bertanggung jawab, maka sebaiknya kita pertimbangkan.
Hal ini sesuai dengan tuntunan Nabi saw,
 
“Jika datang kepada kalian seorang lelaki yang kalian ridhai agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia. Jika tidak, maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan kerusakan yang besar.” (HR. Tirmidzi)
 
Namun jika Mbak sudah pertimbangkan, meminta nasihat pada orangtua dan orang2 shalih/ah, shalat istikharah dan sebagainya, tapi tetap merasa tidak sreg dengan beliau, maka Mbak bisa menolaknya baik-baik.  Komunikasikan dengan santun dan tetaplah berlaku baik padanya. Mudah-mudahan dia mengerti.
Tentang apakah dia akan berjodoh dengan kita atau tidak, hanya Allah yang Tahu.  Yang jelas kita dianjurkan Rasul untuk mencintai dan membenci sekedarnya saja, sebab bisa jadi orang yang kita benci hari ini, besok akan kita cintai. Begitu juga sebaliknya. Orang yang sama-sama cinta  juga belum pasti berjodoh, begitu juga halnya dengan cinta sepihak.
 
wallahu a’lam
Indra Fathiana

Indra Fathiana

Lulusan Fak. Psikologi UI ini sangat mencintai dunia keluarga, disamping minat lainnya pada dunia pendidikan dan bisnis. Selain fokus mendidik kedua putrinya di rumah, ia aktif menjadi pengurus komunitas ibu muslimah “Mommee”, terlibat dalam program remaja “Sahabatku” bersama sejawat, menyelenggarakan social entrepreneurship project untuk pemuda, serta menulis artikel di sela-sela kesibukannya. Baginya, sukses terbesar seorang wanita adalah saat Allah dan pasangan ridho kepadanya, melahirkan generasi yang gemilang, serta menjadi manfaat bagi semesta.

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

7 + 2 =

%d bloggers like this: