0 Items
+62 823 12 1010 11 [email protected]

Pertanyaan :

setelah melewati semua hal bersamanya, rasa senang, sakit, tertawa bersama, menangispun bersama. dan pada akhirnya pun ia pergi meninggalkan semua cerita. dia bertunangan dengan gadis lain, bukan denganku, namun ia tetap menyuruhku untuk menjadi bagian yang terpenting dihidupnya, walaupun hanya sekedar adik dan kakak. apa harus kuterima permintaannya ? setelah rasa sakit hati yang kuderita demi dia.
Judul Pertanyaan: keputusan untuk tetap baik baik saja setelah ditinggal dia tunangan ?

Jawaban :

turut sedih ya mbak ternyata tidak berjodoh.

dari cerita mbak, sepertinya menyakitkan sekali ya… tapi jika mbak ingin hidup tenang tanpa beban, memaafkan segala yang sudah terjadi adalah salah satu cara yang bisa dilakukan. Toh apa yang menurut kita baik ternyata belum tentu baik di mata Allah. mudah2an bisa ikhlas berserah kepada Allah ya..
memang berat, tapi bisa dicoba.
kemudian, menjalin silaturahim tentu saja tetap harus dilakukan. Tapi tidak perlu menganggap seperti kakak adik, karena bagaimanapun mbak dan dia bukan mahram – tidak halal. Dan hubungan semacam ini rentan disusupi syaitan.
Dan apa jadinya jika hubungan seperti itu terus berlanjut tapi benih perasaan cinta Mbak tetap ada karena pernah terjalin hubungan dengan dia? Anda mungkin saja cemburu melihat dia bersama orang lain, tapi di sisi lain kalian tidak bisa saling melupakan. Ini hanya akan menambah sakit di hati dan tidak menambah kebaikan.
so saran saya tetaplah berteman seperti biasa, dengan hubungan yang biasa saja. kalau dia memang bukan jodoh mbak, mau sakit hati seperti apapun, tidak akan mengubah keadaan. Jadi lebih baik mbak cari suasana baru, cari cara menyembuhkan diri, berdoa pada Allah agar memberi ganti yang jauh lebih baik.
smoga dimudahkan ya..
wallahu a’lam
Indra Fathiana

Indra Fathiana

Lulusan Fak. Psikologi UI ini sangat mencintai dunia keluarga, disamping minat lainnya pada dunia pendidikan dan bisnis. Selain fokus mendidik kedua putrinya di rumah, ia aktif menjadi pengurus komunitas ibu muslimah “Mommee”, terlibat dalam program remaja “Sahabatku” bersama sejawat, menyelenggarakan social entrepreneurship project untuk pemuda, serta menulis artikel di sela-sela kesibukannya. Baginya, sukses terbesar seorang wanita adalah saat Allah dan pasangan ridho kepadanya, melahirkan generasi yang gemilang, serta menjadi manfaat bagi semesta.

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

5 + 4 =

%d bloggers like this: