0 Items
+62 823 12 1010 11 [email protected]

Kapan aku menikah?, mungkin sudah menjadi pertanyaan yang selalu menghantui kita, baik yang masih muda maupun bagi yang usia sudah menua. Galau memang dengan pertanyaan yang satu ini, pertanyaan yang jawabannya masih misteri. Terkadang kegelisahan dan kerisauan muncul ketika sudah lanjut menua, sahabat seumuran sudah menikah bahkan sudah punya momongan, sementara diri sendiri belum tau entah kapan akan dijemput sang pangeran pujaan hati. Di tambah lagi dengan pertanyaan teman yang selalu menanyakan “kapan kamu menikah?“, “kenapa belum menikah?”, atau mungkin harapan dari orang tua yang sudah ingin menggendong cucu.

La tah zan, jangan bersedih wahai saudariku, jika hari ini dirimu masih sendiri, belum tau siapa itu pujaan hati. Karena sejatinya jodoh itu adalah ujian.

– Ada mereka yang Allah uji dengan jodohnya datang cepat

– Ada mereka yang Allah uji dengan jodohnya lambat

– Ada mereka yang Allah uji dengan tidak Allah pertemukan jodohnya di dunia.

– Ada mereka yang Allah uji dengan banyaknya keturunan

– Ada mereka yang Allah uji dengan sedikitnya keturunan

– Ada mereka yang Allah uji dengan tidak memiliki keturunan sama-sekali.

Sekali lagi jodoh itu ujian, yang namanya ujian terkadang datangnya dalam bentuk kenikmatan yang kita sukai, namun tak jarang juga hadir dalam bentuk kesulitan yang berat bagi kita. Sekali lagi untuk menghadapi ujian bersyukur dan bersabar solusinya.

Hal pertama yang dilakukan adalah evaluasi diri, memeriksa diri kita, apa kiranya dosa atau kekhilafan masa lalu kita yang mungkin bisa jadi penghambat datangnya jodoh. Periksa lagi bagaimana hubungan kita dengan Allah swt selama ini, periksa lagi bagaimana hubungan kita dengan orang tua kita, atau mungkin banyak kemaksiatan-kemaksiatan yang kita lakukan.

Setelah itu fokuslah pada proses menjemput jodoh dengan cara-cara yang Allah ridhoi, pantaskan diri, tingkatkan ibadah dan banyak berdoa pada Allah SWT. Terlalu banyak orang yang berfokus pada siapa dan kapan dia menikah namun mengabaikan “bagaimana” prosesnya menikah.

Yakinlah selalu pada Allah, kalau Allah akan memberikan yang terbaik untuk anda tentu dengan syarat sesuai dengan kepantasan diri anda. Allah tau kapan waktu yang tepat bagi kita menikah, Allah jauh lebih tau dengan siapa kita cocok menikah. Yakinlah tentang hal itu dan ikhlaslah menerima.

Menikah bukanlah proses satu hari-dua hari namun pernikahan adalah proses panjang yang akan dilewati, maka selagi anda masih sendiri isilah waktu itu untuk memperbanyak bekal-bekal pernikahan. Belajar dari buku-buku pra-nikah, ikut seminar kelas pra-nikah, tingkatkan amal dan ibadah. Pantaskan dirimu. In syaa Allah akan terasa lebih indah disaat masanya sudah datang dan bekalpun sudah ada.

 

sumber foto : rinapansieve.wordpress.com

 

%d bloggers like this: