Pernikahan, secara lahir memang hanya memang sebuah proses sederhana yang menghalalkan dua orang yang semula mereka bukan mahram. Pernikahan adalah ibadah yang disyariatkan oleh Allah Swt dan juga sunnah Rasulullah Saw. Jika Allah memerintahkannya dan Rasulullah pun menganjurkannya tentu pernikahan memiliki banyak kebaikan serta keutamaan.

Berikut adalah beberapa dari keutamaan yang bisa dirasakan oleh mereka yang menjalankan syariat pernikahan.

Menjaga fitrah manusia

Memiliki ketertarikan kepada lawan jenis itu fitrah, ada rasa ketertarikan pada lawan jenis juga fitrah bahkan saat memiliki ketertarikan secara syahwat kepada lawan jenis juga fitrah. Memang semua itu fitrah akan tetapi suatu ketika bisa menjadi musibah jika kita tak mampu menjaga dan mengendalikannya.

Banyak kita lihat bagaimana orang yang akhirnya memilih jalan berpacaran, melakukan hubungan suami istri sebelum menikah, hamil duluan dan akhirnya menggugurkan kandungan. Itulah sekelumit akibat dari tidak mampu menjaga fitrah tadi, sehingga fitrah yang awalnya adalah anugerah berubah menjadi musibah.

Dan keutamaan menikah yang pertama adalah untuk menjaga agar fitrah rasa cinta, syahwat dan ketertarikan pada lawan jenis tetap menjadi anugerah.

Allah Swt berfirman :

Dan, diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikannya di antaramu rasa kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.
(Q.s : Ar-Rum : 21)

Menurut Ibnu Katsir tafsirnya adalah “Dia menciptakan untuk kalian wanita-wanita yang akan menjadi istri kalian dari jenis kalian sendiri.”

Itulah fitrah yang terpenuhi secacara halal dan sah dengan menikah. Sedangkan sakinah, “Supaya kamu cenderung dan merasa tenang kepadanya” Diperjelas oleh Allah dalam firman-Nya,

“Dialah yang menciptakan kamu dari diri yang satu dari padanya Dia menciptakan istrinya, agar dia merasa senang kepadanya.” 
(Q.s. Al-A’raf : 189)

Dan Rasulullah Saw pun bersabda :

“Barang siapa yang dimudahkan baginya untuk menikah, lalu tidak menikah maka tidaklah ia termasuk golonganku.”
(H.r.Thabrani dan Al-Baihaqi)

 Memperluas kehidupan sosial

Dampak kebaikan dari pernikahan yang kedua adalah memperluas kehidupan sosial. Sejatinya pernikahan tidak hanya pertemuan satu orang laki-laki dengan satu orang wanita. Akan tetapi pernikahan adalah pertemuan dua keluarga besar yang berbeda latar belakangnya, pertemuan dua suku, budaya dan banyak perbedaan lainnya. Selain itu masih ada beberapa keutamaan menikah untuk kehidupan sosial di antaranya adalah :

  1. Memelihara kelansungan jenis manusia Pernikahan adalah sarana untuk keberlansungan hidup manusia dan menjaga manusia dari kepunahan.
  2. Menjaga nasab Pernikahan secara syariat akan menjaga kejelasan nasab (keturunan) seseorang pada alur yang jelas, sehingga anak-anak memiliki sandaran dan kebanggaan kepada orangtuanya.
  3. Menyelamatkan dari kerusakan moral Sebagaimana telah dibahas diatas seperti apa bahayanya jika seseorang tidak mampu mengendalikan nafsu syahwatnya, sehingga akan merusak moral masyarakt. Untuk itu pernikahan hadir untuk menyelamatkannya.

Pernikahan memiliki dampak yang besar terhadap lingkungan sosial, maka sebuah kesempatan yang baik setiap yang menikah untuk memberikan teladan tentang seperti apa penyelenggaran pernikahan yang sesuai dengan syariat. Memang ini tak mudah apalagi sudah terbentuk kebiasaan-kebiasaan di lingkungan daerah tersebut. Tetapi bukan juga berarti tidak bisa, butuh ketulusan niat dan tekad untuk membumikan pernikahan yang islami di lingkungan masing-masing.

Menumbuhkan rasa keibuan dan keayahan

Pernikahan akan menumbuhkan kasih sayang orangtua pada anak.Bagi seorang wanita ini akan menumbuhkan kecintaan pada anaknya sehingga membuat dia tetap bahagia saat mengandungnya, saat melahirkan, menyusui dan merawatnya hingga besar. Begitu juga bagi kaum laki-laki saat menjadi ayah akan menumbuhkan komitmen dan rasa tanggung jawab untuk menafkahi anak dan istrinya.

Berikut adalah beberapa indikasi perasaan keibuan

  1. Optimis menghadapi kehidupan
  2. Memiliki harapan yang kuat
  3. Keikhlasan menerima tanpa syarat
  4. Memberikan yang terbaik secara totalitas
  5. Ketulusan do’a tak bertepi tanpa henti

Sementara indikasi seorang ayah diantaranya adalah

  1. Semangat bekerja mencari nafkah untuk keluarganya
  2. Menjadikan hidup lebih produktif
  3. Bekerja untuk ibadah
  4. Menjadi lebih berhati-hati dalam berfikir, berbicara, bersikap dan mengambil keputusan

Menghadirkan kebahagiaan

Pernikahan itu akan menghadirkan kebahagiaan bagi suami atau istri. Kehidupan tak lagi terasa sepi, ada tempat untuk saling berbagi, ada kawan untuk saling berdiskusi hingga akhirnya saling support untuk mewujudkan kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah dan warrahmah. Tentu lagi-lagi untuk mereka yang menjalani kehidupan rumah tangga sesuai tuntunan syariat.

Pernikahan menguatkan keimanan

Allah Swt berfirman :

Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu, dan orang-orang yang layak berkawin dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Mahaluas (pemberian-Nya) lagi Maha mengetahui.
(Q.s : An-Nur 32)

Menikah adalah bukti kokohnya akidah, keyakinan akan kuasa Allah. Pernikahan adalah separuh dari iman, separuhnya lagi ditemukan di perjalanan pernikahan, sempurna atau hilang semuanya. Begitu Ustadz Solikhin memberi penjelasan dalam buku beliau Kado Nikah.

Lebih lanjut ustadz Solikhin menjelaskan ada 6 dimensi keimanan yang menguatkan kita jika pernikahan sesuai syariat, diantaranya adalah :

  1. Orang yang menikah berarti berani melangkah dalam kehidupan berisiko, bertanggung jawab dari kepemimpinan, keuangan, pendidikan, hukum, dan berani menghadapi berbagai permasalahan rumah tangga.
  2. Orang menikah tentu gaib secara rezeki maupun kematian sehingga keberanian hanya diperoleh bagi yang benar-benar memiliki iman.
  3. Menikah berarti mengambil tanggung jawab baru dan tambahan amanah
  4. Menikah akan menyempurnakan qudwah hasanah di jalan Allah Swt. Praktek keimanan bisa diwujudkan dalam memuliakan tamu, mengasuh anak yatim, membantu kaum dhuafa dan aktivitas bernilai kebaikan lainnya.
  5. Iman turun naik, dan melalui pernikahan bisa saling mengingatkan dengan pasangan.
  6. Meyakini janji Allah bahwa jika seseorang miskin sebelum menikah, maka Allah memperkaya dengan karunia-Nya.

Menikah adalah sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt tentu dengan syarat pernikahan yang dilakukan sesuai dengan syariat Allah Swt.

Menikah adalah ikrar cinta atas Nama Allah Swt.

“Bahwasanya orang-orang yang berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah Swt. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barang siapa yang melanggar janjina niscaya akibat ia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barang siapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar.”
(Q.s . al-Fath : 10)

Ikrar cinta antara pasangan yang akan menikah pada dasarnya bukan saja untuk menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal, tapi ruhnya adalah kesadaran iman, kesetiaan pada pasangan, terjaganya nilai-nilai fitrah dan terjaminnya hak-hak dan kewajiban. Dari sinilah akan muncul kekuatan dahsyat sebagaimana pernikahan Rasulullah Saw dengan Khadijah, bagaimana Khadijah ikut mendapampingi perjuangan Rasulullah Saw. Begitu juga dengan ikrar cinta Umar bin Abdul Aziz dan Fatimah menjadi tonggak sejarah untuk melakukan tajdidul ummah dari kebangkrutan ekonomi menjadi kemakmuran dan kesejahteraan penuh keberkahan.

Itulah beberapa keutamaan dari pernikahan, tentu jika kita telusuri makna-makna lainnya akan banyak keutamaan lain yang kita temukan.

Sumber referensi :

  1. Buku Kado Nikah Pengemban Dakwah

 

Artikel Menarik Lainnya




comments

Artikel InspiratifMuslimah

Yuk hijrah menjadi seorang muslimah yang lebih baik dengan berlangganan newsletter kami. GRATIS!

Pendaftaran kamu berhasil! Setelah ini, kami akan meberitahukan berbagai artikel terbaru melalui email yang kamu daftarkan.