0 Items
+62 823 12 1010 11 [email protected]

Salat Tarawih merupakan salat malam yang dilaksanakan khusus pada bulan Ramadan. Salat Tarawih artinya adalah “istirahat” karena orang yang melakukan salat Tarawih akan beristirahat sejenak setelah selesai menunaikan empat rakaat salat Isya.  Perbedaannya dengan salat tahajud adalah, pada salat Tarawih tidak disyariatkan untuk tidur terlebih dahulu dan waktunya khusus hanya pada bulan Ramadan. Sementara salat tahajud dianjurkan untuk tidur terlebih dahulu dan bisa dilakukan di malam-malam biasa. Hukum salat Tarawih adalah sunah mu’akkad, dan mayoritas Imam seperti Asy Syafi’I, Imam Abu Hanifah, Imam Malikiyah menyarankan untuk menunaikan salat Tarawih berjamaah karena nilai syiar Islam yang begitu kuat, mirip dengan salat pada hari-hari raya.

Sangat disayangkan ketika malam awal Ramadan saat Tarawih, masjid akan penuh sesak hingga memenuhi saf bagian teras masjid, namun semakin mendekati akhir Ramadan semakin sedikit orang-orang yang melaksanakan Tarawih di masjid.  Padahal keutamaan beribadah di sepuluh malam terakhir sangat tinggi pahalanya. Oleh karena itu, mari kita simak keutamaan salat Tarawih agar kita senantiasa memenuhi barisan saf di masjid dari awal hingga akhir Ramadan. Belum tentu juga kita dapat berjumpa kembali dengan Ramadan tahun depan, jadi pergunakanlah Ramadan tahun ini dengan sebaik-baiknya untuk meraih keutamaan salat Tarawih.

Keutamaan Salat Tarawih

Mendapatkan ampunan dosa yang telah lalu

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).

Qiyam yang dimaksud di atas adalah salat malam saat Ramadan, atau biasa disebut dengan Tarawih. Apabila Tarawih yang dilakukan murni karena iman kepada Allah swt. dan mengharapkan pahala dari-Nya, maka dosa-dosa yang telah lalu akan diampuni. Ibnul Mundzir berpendapat, bahwa ampunan yang diberikan Allah swt. mencakup dosa kecil dan dosa besar. Namun, An-Nawawi mengatakan bahwa ampunan ini khusus untuk dosa kecil saja. Sementara sebagian ulama juga berpendapat, bahwa bisa saja ampunan dapat meringankan dosa besar selama pahala yang didapatkan telah habis menghapus dosa-dosa kecil.

Salat Tarawih bersama imam seperti salat semalam penuh

Dari Abu Dzar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengumpulkan keluarga dan para sahabatnya. Lalu beliau bersabda,

“Siapa yang salat bersama imam sampai ia selesai, maka ditulis untuknya pahala qiyam satu malam penuh.”

Hal di atas menunjukkan bahwa salat Tarawih sangat dianjurkan untuk berjamaah, sebagaimana yang dilakukan oleh Umar bin Khatab dan para sahabat. Serta dianjurkan untuk mengikuti imam hingga selesai, agar pahala yang didapatkan sama seperti salat semalam penuh.

Salat Tarawih adalah salat yang utama

Mazhab Hambali berpendapat bahwa salat sunah yang utama dianjurkan untuk berjamaah karena salat ini hampir sama seperti salat fardu. Salat yang lebih utama adalah salat rawatib atau salat yang mengiringi salat fardu, baik sebelum atau sesudah salat fardu, dan salat yang paling ditekankan untuk berjemaah adalah salat gerhana, kemudian salat Tarawih.

Demikianlah keutamaan salat Tarawih yang dilaksanakan selama Ramadan. Semoga dengan mengetahui keutamaannya, para sahabat lebih bersemangat untuk memenuhi saf Tarawih berjamaah di masjid hingga Ramadan berakhir. Yuk, kita raih bersama keutamaan Tarawih yang hanya bisa kita dapatkan saat Ramadan. Jangan sia-siakan kesempatan emas ini, Sahabat.

Sumber : konsultasisyariah.com , rumaysho.com

Foto : islammessage.com

%d bloggers like this: