Setelah menumbuhkan kecintaan pada Allah Swt, pada Rasul-Nya dan kita juga perlu menumbuhkan kecintaan putra-putri kita kepada Al-qur’an. Kitab suci umat muslim.

Dari Mush’ab bin Sa’ad bin Abi Waqqash r.a  Rasulullah Saw bersabda :

“Orang terbaik dari kalian adalah orang yang mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.”

Al-qur’an sebagai kitab suci umat Islam dari sejak diturunkan kepada Rasulullah hingga akhir zaman adalah panduan kehidupan bagi seluruh umat manusia. Sebab, Al-quran adalah panduan hidup setiap umat manusia khususnya umat yang meyakininya (umat muslim) maka setiap muslim wajib untuk bisa membacanya, mentadabburi, menelusuri maknanya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Sebab, Al-qur’an adalah panduan hidup umat muslim maka setiap muslim harus memiliki kecintaan yang mendalam terhadap Al-qur’an. Dan, menanamkan kecintaan terhadap Al-qur’an bisa dimulai sejak sedini mungkin, saat masih anak-anak. Disini menjadi tanggung jawab orangtualah untuk menanamkan kecintaan pada Al-qur’an dalam diri anaknya. Banyak cara bisa dilakukan untuk menanamkan kecintaan anak terhadap Al-quran. Seperti mendengarkan lantunan ayat suci Al-qura’an sejak anak masih dalam kandungan, mengakrabkan anak dengan Al-qur’an sejak masa kecilnya, mengajarkan anak baca tulis Al-quran dan banyak hal lainnya.

Banyak sekali keutamaan yang didapat saat kita telah mencintai Al-quran dan juga menanamkan kecintaan pada Al-qur’an di dalam diri anak-anak kita. Diantara keutamaan yang di dapat adalah :

1. Pahala untuk kedua orangtua karena mengajarkan Al-qur’an kepada anaknya.

Diriwayatkan oleh al-Hakim dari Buraidah al-Islami, dari bapaknya r.a, Rasulullah Saw bersabda, “Barang siapa yang membaca Al-qur’an, mempelajarinya dan mengamalkannya, kedua orangtuanya di hari kiamat akan dipakaikan mahkota dari cahaya. Sinarnya persis seperti sinar matahari. Kedua orangtuanya diberi dua perhiasan yang tidak bisa dibandingkan dengan dunia. Keduanya bertanya, ‘Dengan apa kami mendapatkan semua ini?’ Dijawab, ‘Anakmu mempelajari Al-qur’an.

Sementara dalam riwayat lain dari Abu Dawud dari Sahl bin Mu’adz r.a, bahwasanya Rasulullah Saw bersabda, “Barang siapa yang membaca Al-qur’an dan mengamalkannya, niscaya Allah akan memakaikan kepada kedua orangtuanya mahkota di hari kiamat. Cahayanya lebih terang daripada cahaya matahari.”

Itulah janji-janji Allah kepada para orangtua yang berhasil menanamkan kecintaan terhadap Al-qur’an di dalam diri anaknya.

2. Ayat Al-qur’an lebih mudah masuk ke dalam hati dan jiwa anak kecil

Anak kecil itu fitrahnya suci, belum ada maksiat, hati dan pikirannya pun masih bersih dari noda keburukan dunia. Oleh karena itu jika orangtua mengenalkan dan mengajarkan Al-quran kepada anaknya semenjak kecil maka ayat-ayat suci Al-qur’an lebih mudah masuk ke hati dan jiwa anak tersebut. Ketika nilai-nilai kebenaran, firman-firman Allah Swt telah terinstall di hati dan benaknya sejak kecil maka akan mudah hatinya untuk tunduk pada nilai-nilai kebeneran, lebih mudah hatinya untuk taat kepada Allah Swt dan menjalankan setiap perintah Allah Swt.

3. Al-qur’an akan memberikan pengaruh kebaikan dalam diri anak

Al-qur’an memberikan pengaruh yang cukup besar dalam jiwa manusia secara umum. Menggetarkan dan menggerakkan jiwa-jiwa yang telah terpengaruh untuk lebih mencintai Allah Swt lagi. Anak-anak adalah manusia yang paling bersih jiwanya dan paling suci fitrahnya. Setan belum memperngaruhinya. Anak cenderung lebih mudah dalam menghafal Al-qur’an, lebih mudah untuk menerima kebenarannya dan juga lebih mudah untuk mengamalkannya. Dan, kedekatan seorang dengan Al-qur’an akan menjaga jiwanya dari maksiat dan berbagai jenis prilaku buruk.

4. Al-qur’an mudah dihafal oleh anak-anak

Di negeri kita Indonesia ini tentu sudah tak asing lagi bagi kita, banyak anak-anak yang menghafal Al-qur’an. Jika melihat dari usia tak sedikit di antara mereka yang masih berusia di bawah 5 tahun. Akan tetapi anak-anak ini sudah berhasil menghafal Al-qur’an. Memang seperti itulah fitrahnya anak-anak. Sebab, dia masih bersih maka lebih menyerap ayat-ayat Allah Swt untuk dihafalnya.

5. Belajar Al-qur’an bagi anak di usia lebih muda tentu lebih baik

Abu ‘Ashim mengatakan. ‘Aku membawa anakku menghadap Ibnu Juraij. Anakku belum mencapai tiga tahun, dia belajar hadis dan al-Qur’an.” Abu ‘Ashim mengatakan, “Tidak apa-apa mengajari anak sesuainya hadis dan Al-qur’an. Belajar Al-qur’an bagi anak tidak ada batasa usia khusus, lebih dini tentu lebih baik. Banyak cara bisa dilakukan untuk mengajari anak Al-qur’an seperti mendengarkan secara rutin lantunan ayat-ayat suci Al-qur’an, menjauhkan anak dari televisi dan berbagai musik jahiliyah.

6. Anak yang menghafal Al-qur’an cenderung lebih cerdas saat mempelajari hal-hal lain

Anak yang menghafal Al-qur’an cenderung memiliki tingkat kecerdasan lebih tinggi. Saat anak sudah menghafal Al-qur’an maka ia akan lebih mudah untuk mempelajari hal-hal lain. Inilah salah satu keutamaan dari penghafal Al-qur’an.

7. Mendapat kemuliaan dunia akhirat

Suatu ketika Ustadz Amir Faisol mencium tangan seorang anak berusia sekitar 5 tahun ketika anak itu menyelesaikan lantunan ayat suci Al-qur’an di salah satu acara hafidz cilik yang diselenggarakan oleh salah satu stasiun televisi. Ustadz Amir Faisol menyampaikan itulah kemuliaan Al-qur’an, ia akan membuat mulia siapa saja yang menghafalnya.

Dalam kesempatan lain kita bisa lihat bocah cilik lainnya, sebut saja Musa. Anak penghafal Al-qur’an ini juga dimuliakan oleh banyak orang. Bahkan sering dia hadir di berbagai majelis ilmu dan didengarkan oleh orang-orang dewasa dari berbagai status sosial.

8. Hidup lebih bahagia

Saat seorang anak sudah menghafal Al-qur’an InsyaAllah hidupnya akan terasa lebih indah dan bahagia. Saat ditimpa masalah ia akan lebih mudah bersabar menghadapinya lantaran ayat-ayat Al-quran telah ada dalam hatinya. InsyaAllah akhlaknya pun akhlak Al-qur’an.

Setiap orang tua tentu akan menyekolahkan anak-anaknya di lembaga pendidikan terbaik, menghadirkan guru-guru terbaik untuk mengajarkan ilmu terbaik baginya. Itu tentu tidak keliru, tapi ingat jangan lupa mengajarkan Al-qur’an pada anak-anak kita. Jadikanlah Al-qur’an sebagai pembelajaran pertama dan utama bagi anak-anak kita sebelum mengajarkan ilmu dunia. Agar anak kita sukses di dunia dan juga tidak tersesat di akhirat nanti. Mendapatkan kebahagiaan di dunia dan juga meraih surga di akhirat kelak.

Artikel Menarik Lainnya




comments

Artikel InspiratifMuslimah

Yuk hijrah menjadi seorang muslimah yang lebih baik dengan berlangganan newsletter kami. GRATIS!

Pendaftaran kamu berhasil! Setelah ini, kami akan meberitahukan berbagai artikel terbaru melalui email yang kamu daftarkan.