0 Items
+62 823 12 1010 11 [email protected]

Pertanyaan :

Assalamu’alaykum

Saya bingung bagaimana caranya meminta ijin kepada ayah saya untuk menikah, meskipun saya belum memiliki calon. Karena ayah saya beranggapan bahwa saya harus benar-benar mapan saat menikah, terutama tentang kemandirian finansial. Karena saya baru bekerja selama 4 bulan, menurut ayah saya, finansial saya belum cukup stabil. Intinya alasan ayah saya adalah tentang finansial. Memang saya mengakui finansial saya belum stabil, tapi saya percaya bahwa Allah akan memudahkan rizqi orang yang menikah. Mohon solusinya, terimakasih.

Wassalamu’alaykum
Judul Pertanyaan: Bagaimana meminta ijin kepada orang tua

Jawaban :

alaikumussalaam wrwb

Dari cerita Anda, kelihatannya Ayah cukup perhatian ya. Mungkin beliau cukup khawatir dengan keberlangsungan rumah tangga Anda kelak dengan penghasilan yang dianggap belum stabil.
Bagaimanapun orangtua kita telah lebih dulu merasakan pahit manis pernikahan dan menjalani kehidupan rumah tangga. Adalah kewajaran jika beliau merasa Anda belum mapan dengan waktu kerja yang terbilang baru, karena pada dasarnya orangtua selalu ingin agar anaknya menjalani kehidupan yang baik dan sejahtera. Yakinlah bahwa mereka menginginkan yang terbaik bagi Anda.
Benar bahwa Allah-lah Yang Maha Memberikan Rizki dan Dia akan melapangkan siapa yang dikehendaki, termasuk juga pada mereka yang ingin menikah.
Namun dalam hal ini bisa jadi Allah ingin menguji sejauh mana Anda bisa memegang keyakinan itu dengan tetap berlaku baik pada orangtua.
Mungkin kita bisa meyakinkan orangtua dengan menunjukkan berbagai alternatif sumber pencarian nafkah, di samping pekerjaan yang sudah ada. Atau mungkin Anda bisa melakukan perhitungan lebih rinci tentang kebutuhan pasca nikah dan memikirkan bagaimana penghasilan saat ini dapat mencukupi. Termasuk juga menghitung kebutuhan-kebutuhan orangtua yang mungkin saat ini masih Anda tanggung. Dengan angka yang riil, mungkin kita bisa perlihatkan pada beliau agar beliau semakin yakin.
terlepas dari itu, mohonlah kepada Allah agar membukakan dan memudahkan jalan bagi Anda. Bagaimanapun, pernikahan dengan restu orangtua akan membuat kehidupan keluarga kecil kita semakin berkah.
Semoga dimudahkan.
gambar : http://www.huffingtonpost.com/leisa-peterson/loving-money-loving-myself_b_5512575.html
Indra Fathiana

Indra Fathiana

Lulusan Fak. Psikologi UI ini sangat mencintai dunia keluarga, disamping minat lainnya pada dunia pendidikan dan bisnis. Selain fokus mendidik kedua putrinya di rumah, ia aktif menjadi pengurus komunitas ibu muslimah “Mommee”, terlibat dalam program remaja “Sahabatku” bersama sejawat, menyelenggarakan social entrepreneurship project untuk pemuda, serta menulis artikel di sela-sela kesibukannya. Baginya, sukses terbesar seorang wanita adalah saat Allah dan pasangan ridho kepadanya, melahirkan generasi yang gemilang, serta menjadi manfaat bagi semesta.

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

14 + 2 =

%d bloggers like this: