0 Items
+62 823 12 1010 11 [email protected]

Cepat atau lambatnya kita menanggapi sebuah panggilan adalah wujud dari seberapa penting atau tidaknya panggilan tersebut bagi kita.

Jika kita seorang pekerja kantoran, tentu panggilan telpon dari bos adalah panggilan yang penting bagi kita, khawatir jika telat mengangkat kena marah, dipecat atau gaji turun.

Jika kita seorang pedagang panggilan pelanggan tentu adalah panggilan paling utama, khawatir dengan mengabaikan satu panggilan terabaikan juga uang masuk ke rekening kita.

Jika kita seorang penyedia jasa, tentu panggilan calon klien adalah panggilan penuh makna bagi kita, datang lebih awal, khawatir jika terlambat gagal pula deal-dealnya.

Jika kita seorang pelajar atau mahasiswa, mungkin panggilan paling menyeramkan bagi kita, sehingga jika telat beberapa menit saja bisa kena semprot dosen atau guru.

Namun, selain panggilan-panggilan yang kita anggap penting diatas, ada beberapa panggilan-panggilan yang sebenarnya tidak penting tapi kita anggap penting. Yang bergabung di grup WA atau BB mungkin informasi-informasi terbaru di grup tersebut sangat berharga bagi kita dengan alasan ingin dianggap eksis, yang eksis di facebook mungkin aktivtas rutin stalking postingan teman, stalkingin mantan adalah suatu hal yang sangat penting bagi kita, ya kita menganggapnya penting, menghabiskan waktu berlama-lama dengan gagdet kita, menanti-nanti “pin” dari BBM, menunggu-nunggu info terbaru dari grup WA atau mungkin menanti notifikasi di facebook.

Kami yakin ini adalah hal yang sangat akrab sekali dalam kehidupan kita, apalagi dizaman sekarang yang tiada hari, tiada waktu tanpa gadget. Gadget lagi, gadget dulu dan gadget terus, namun sangat disayangkan karena hal-hal penting yang disebutkan diatas tadi kita menjadi orang yang melalaikan panggilan Allah swt, kita mengabaikan panggilan Allah SWT, kadang klien bisnis, partner, pacar, pelanggan, dosen, guru jauh lebih utama dari panggilan Allah swt.

Hayya ‘Alasholah, Hayya ‘Alal falah. Seruan Allah untuk mengerjakan shalat, kabar gembira dari Allah untuk meraih kemenangan sering kita abaikan, sering kita anggap tidak penting, ya ia menjadi panggilan yang tak dianggap. Sungguh menyedihkan sekali sahabatku semua, jika kita melalaikan panggilan Allah, seruan Allah pada kita untuk datang padaNYA, berhenti sejenak dari kesibukan dunia, menenangkan dan menjernihkan pikiran dari jenuhnya kesibukan-kesibukan duniawi. Allah memanggil kita untuk bersujud padaNYA, untuk berdoa padaNYA, berkeluh kesah padaNYA agar kita menjadi orang-orang yang meraih KEMENANGAN. Kesuksesan diakhirat tak hanya didunia, keberkahan dari rizki yang kita cari, keberkahan dari ilmu yang kita pelajari. Itulah sejatinya dari makna kemenangan yang Allah tawarkan dan sering kita abaikan.

Untuk itu sahabatku semua, jika kita ingin meraih kemenangan dari Allah didunia dan akhirat, jika kita ingin Allah anugrahkan keberkahan atas harta, ketenangan dalam menjalani kehidupan ini.Maka, mari jadikanlah panggilan Allah.

%d bloggers like this: