0 Items
+62 823 12 1010 11 [email protected]

Puasa itu wajib dan mudik itu penting namun terkadang yang terjadi di hari-hari terakhir bulan suci Ramadhan adalah sebaliknya mudik itu wajib dan puasa itu penting. Tak bisa dipungkiri di hari-hari terakhir Ramadhan, dimana dimasa-masa ini Allah anugrahkan bulan yang lebih baik bahkan lebih utama dari 1000 bulan yaitu malam Lailatul Qadr, diakhir-akhir Ramadhan ini Rasulullah mencontohkan pada kita untuk beritikaf selama 10 hari terakhir, berdiam diri di masjid, merenung, melakukan kontemplasi dan evaluasi diri. Namun sayangnya di hari-hari terakhir Ramadhan ini masjid makin sepi, jamaah makin berkurang, orang-orang lebih menyibukkan diri dengan belanja di mall, di pasar, dijalanan untuk mudik kekampung halaman. Sungguh disayangkan memang di hari-hari terbaik yang mana amal dan ibadah kita seharusnya tingkatkan malah harus menurun

Mudik lebaran memang sudah menjadi tradisi di negeri ini, merayakan lebaran sebagai hari raya terbesar umat muslim memang sudah menjadi budaya di negeri ini. Namun alangkah baiknya jika di malam-malam terakhir bulan suci Ramadhan kita tetap Ramaikan masjid, kita makin tingkatkan tilawah quran kita, kita beritikaf di masjid-masjid terdekat.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa beri’tikaf di sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan hingga beliau diwafatkan oleh Allah. Lalu istri-istri beliau beri’tikaf setelah beliau wafat. Muttafaqun ‘alaih. (HR. Bukhari no. 2026 dan Muslim no. 1172).

Di awal Ramadhan kita sama-sama bicara kalau kita rindu Ramadhan, rindu akan amal-amal kebaikan serta balasannya yang berlipat ganda jika dilakukan dibulan Ramadhan. Jangan sampai ketika masa itu datang kita malah melalaikan serta mengabaikannya, kita meninggalkannya demi kesenangan dan kenikmatan dunia.

10 Hari terakhir Ramadhan adalah saat yang tepat dan waktu yang utama bagi kita untuk berdoa pada Allah SWT, memohon ampunan atas segala salah dan khilaf kita. Jadikan momen terbaik di akhir-akhir Ramadhan ini sebagai momentum perubahan dan perbaikan bagi kita. Berdoa pada Allah Agar Allah pertemukan kita dengan malam Lailatul Qadr malam yang jauh lebih baik dari 1000 bulan.

Jika ada keluangan waktu maka luangkanlah waktu kita, datangi masjid untuk melakukan i’tikaf, bagi sahabat semua yang mungkin mudik ke kampung halamannya, jangan jadikan perjalanan mudik sebagai alasan melalaikan kita dari ibadah Ramadhan, misalnya tidak berpuasa, melupakan tilawah quran, melupakan dzikir, serta amalan-amalan ibadah yang wajib maupun sunnah lainnya.

Puasa itu wajib sementara mudik penting jangan sampai kebalik ya?

 

%d bloggers like this: