0 Items
+62 823 12 1010 11 [email protected]

Pertanyaan :

As wr wb…
Sya tertarik pada seorang gadis yg soleh dan taat dlm melaksanakan ibadah pendiam sangat mengrti agama sementara saya masih bnyak kekurangn, dan pada saat ini ingin untuk menikah tanpa bnyak pertimbangn, takut diambil orang lain. Apkh bisa saya menikahi dia tanpa harus memperbaiki diri terlebih dahulu, nanti setelah menikah kita saling berbagi dan merperbaiki diri. Bukankh ada pernyataan yg berkata kita menikah nanti kita akan saling melengkapi kekurangn jadi dengan kita berjodoh akan menyatukan orng yg berbeda karakter. Bukankh begitu ?!!!
Judul Pertanyaan: Apakah Beda karakter bisa berjodoh ?

Jawaban :

alaikumussalaam wrwb mas R

apakah Anda sudah paham apa saja peran suami sebagai Qowwam (pemimpin) dalam keluarga?
jika belum, maka belajarlah dari sekarang.
saya yakin Anda punya keinginan untuk menjadi lebih baik dan bisa membimbing istri serta keluarga.
amanah imam bukanlah hal yang ringan, ia lah nakhoda yang akan mengarahkan dan membawa keluarganya ke surga atau neraka. Jika istri atau anak2 kita buruk, maka Anda sebagai imamlah yang akan ditanya pertama kali.
maka belajar dan memperbaiki diri tidak perlu menunggu nikah atau bahkan menunggu diperbaiki orang lain (istri) dengan dalih ‘saling memperbaiki jika sudah menikah nanti’.
saling memperbaiki saat sudah menikah memang harus, tapi bukankah istri shalihah hanya layak bersanding dengan suami yang shalih? Jadi lebih baik kita pantaskan diri mulai dari sekarang.
bagaimana caranya?
Anda bisa belajar agama dari buku, kajian, guru dan sebagainya. Saran saya carilah pengajian rutin dan guru yang dapat membimbing. dan jangan lupa untuk meluruskan niat dalam belajar. Sebab kita tidak pernah tahu dengan siapa kita berjodoh. Bisa jadi dengan si dia, atau bisa juga dengan yang lain.
yang kedua, ingat2lah prinsip “Kalau jodoh tidak akan kemana”
jika Anda khawatir gadis yang anda sukai akan diambil orang, lebih baik lamar dan nikahi saja. tapi jika belum mampu saat ini, insyaa Allah jika Anda berjodoh dengannya, Anda akan bertemu lagi suatu saat di pelaminan.
tapi jika memang bukan jodoh, sekuat apapun Anda berusaha, tidak akan menikah juga.
kesimpulannya, terlepas dari Anda akan menikah dengan siapa nantinya, yang penting Anda sudah bersungguh2 belajar menjadi imam yang baik.
wallahu a’lam
***
picture : https://last-minute-reisen-all-inclusive.de/sardinien-urlaub
Indra Fathiana

Indra Fathiana

Lulusan Fak. Psikologi UI ini sangat mencintai dunia keluarga, disamping minat lainnya pada dunia pendidikan dan bisnis. Selain fokus mendidik kedua putrinya di rumah, ia aktif menjadi pengurus komunitas ibu muslimah “Mommee”, terlibat dalam program remaja “Sahabatku” bersama sejawat, menyelenggarakan social entrepreneurship project untuk pemuda, serta menulis artikel di sela-sela kesibukannya. Baginya, sukses terbesar seorang wanita adalah saat Allah dan pasangan ridho kepadanya, melahirkan generasi yang gemilang, serta menjadi manfaat bagi semesta.

Kirim Pertanyaan

Kamu memiliki masalah, unek-unek atau sekedar pertanyaan seputar kemuslimahan? Kirim pertanyaan kamu ke rubrik konsultasi Elmina dan Insyaallah kami akan berusaha menjawab pertanyaan kamu. Pertanyaan yang dikirim sebaiknya ditulis dengan bahasa yang jelas, ringkas, dan sopan. Tim redaksi akan menyortir terlebih dahulu pertanyaan yang masuk sebelum ditampilkan di rubrik konsultasi.

Form Konsultasi

8 + 2 =

%d bloggers like this: