0 Items
+62 823 12 1010 11 [email protected]

Waktu sahur yang singkat menjadi salah satu ujian dalam bulan Ramadan. Sahur adalah salah satu faktor yang menentukan stamina dalam berpuasa, sehingga sahur bernilai penting bagi kita semua. Nah, bagaimana agar dapat menyiasati waktu yang singkat itu namun tetap dapat sahur dengan makanan yang sehat dan bergizi? Mari kita ulas bersama tips membuat menu sahur yang sehat dan cepat.

  1. Konsumsi karbohidrat kompleks ketika sahur akan sangat bermanfaat bagi tubuh, karena karbohidrat kompleks lebih lambat dipecah oleh tubuh. Dengan kata lain, mampu menyimpan energi lebih lama atau menunda lapar lebih lama. Beberapa contoh makanan dengan karbohidrat kompleks adalah nasi merah, oatmeal, roti gandum, dan umbi-umbian. Sehingga puasa kita akan bertenaga sepanjang hari.
  2. Menjaga keseimbangan asupan gizi, seperti vitamin dan serat dari buah-buahan dan sayur-mayur, agar tubuh kita segar dan kuat terhadap serangan penyakit saat Ramadan.
  3. Memenuhi kebutuhan zat besi. Kekurangan zat ini akan membuat kita gampang mengantuk saat puasa. Zat besi dapat diperoleh dari konsumsi sayuran hijau tua, seperti bayam dan daun katuk.
  4. Perbanyak minum air putih untuk mencegah kekurangan cairan atau dehidrasi yang akan menyebabkan puasa menjadi tidak maksimal. Minumlah air putih sebanyak delapan gelas per hari sejak berbuka hingga sahur, untuk memenuhi cairan tubuh.

Tips di atas berguna untuk menjaga asupan gizi dalam hidangan sahur, agar tubuh kita tidak kekurangan nutrisi selama Ramadan. Lalu, bagaimana tips untuk menyiasati waktu sahur yang singkat? Di bawah ini, kami rangkum tips menyiapkan menu sahur dengan ringkas.

  1. Sediakan lauk kering seperti dendeng, kering kentang atau abon yang sudah tersedia banyak di pasaran. Kalau mau membuat sendiri pun bisa, asalkan menggunakan bahan yang berkualitas dan cara penyimpanan yang baik untuk menjaga kualitas lauk kering. Lauk ini sangat berguna jika suatu waktu kita bangun terlambat saat sahur dan tidak sempat memasak. Mudah, bukan?
  2. Sediakan frozen food seperti nugget ayam, tempura atau sosis yang gampang digoreng sebagai menu sahur keluarga. Asalkan jangan setiap hari, ya.
  3. Membuat ayam yang telah diungkep bumbu, ikan yang telah dibersihkan dan dibumbui, atau tahu dan tempe bacem sebagai stok yang bisa disimpan di lemari es. Menu ini penting sebagai asupan protein saat berpuasa.
  4. Kreatif menggunakan bahan sisa berbuka puasa. Misalnya saat berbuka menunya ayam goreng, maka untuk sahur kita tinggal mengolahnya kembali menjadi ayam goreng kecap atau ayam balado. Kreatif mengolah makanan sisa dapat menghindarkan sifat mubazir.
  5. Untuk masakan bersantan, masaklah bersamaan waktu buka puasa dan pisahkan sebagian untuk sahur. Hanya tinggal memanaskanya sebentar, maka menu sahur dapat lebih bervariasi.
  6. Sediakan bumbu dasar sebagai stok untuk memudahkan proses memasak saat sahur.
  7. Untuk sayuran berkuah seperti sup, bisa disiasati dengan memasak dalam jumlah banyak saat berbuka lalu dipisahkan sebagian untuk dihangatkan menjelang sahur. Selain itu, menu tumis sayuran yang mudah, seperti tumis kangkung, tauge, buncis dan lain-lain, dapat dimasak dengan mudah dan tidak memakan waktu yang lama.

Nah, itulah beberapa tips untuk menyiapkan menu sahur yang sehat dan ringkas. Jangan lupa perbanyak air putih dan minum suplemen saat sahur untuk menjaga stamina puasa. Puasa dengan tubuh yang sehat akan membuat ibadah Ramadan menjadi lebih bernilai. Selamat berpuasa!

Sumber: diahdidi.com , berjibaku.com

Foto

%d bloggers like this: