Tidak terasa hari raya semakin dekat. Bagi para jomblo perantau, inilah kesempatan emas untuk bersua dengan keluarga di kampung halaman. Tapi sebentar, ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan. Yuk kita simak!

  1. Mudik bersama Mahram

Bagi para muslimah, bepergian jauh perlu ditemani mahram. Carilah keluarga di kota setempat yang juga ingin mudik bersama, sehingga kita punya teman seperjalanan. Bepergian bersama mahram insyaa Allah akan meminimalisasi fitnah. Jika kita sendirian, ada saja orang iseng yang sok kepo dan ingin mendekat. Males banget gak sih..

Tapi jika ada teman, setidaknya mereka lebih segan dan tidak terlalu berani untuk SKSD bertanya ini-itu pada kita.

 

  1. Jika Tak Ada Mahram, Carilah Teman Seperjalanan

Bagi yang sebatang kara di daerah orang, ada baiknya kita mencari teman 1 daerah yang bisa diajak mudik barengan. Kadang ada juga paguyuban/perkumpulan yang mengorganisir rekan-rekan 1 daerah untuk mudik bersama. Tentu lebih seru jika kita bisa ‘pulang kampuang basamo’, karena biasanya orang-orang yang merantau merasakan persaudaraan yang lebih kuat ketika berjumpa dengan orang dari daerah yang sama. Lagipula, bepergian jauh bersama 2 orang teman ternyata juga bagian dari adab safar, lho. Wanna try?

 

  1. Tetap Dekat dengan Keramaian

Ada pepatah bilang, domba yang sendirian akan lebih mudah dimangsa serigala daripada yang berkumpul bersama teman-temannya. Hal ini berlaku bagi para jomblowati atau muslimah single fighter yang berada di tempat umum sendirian. Bahkan jika berdua dengan seorang teman pun, kita masih saja potensial jadi sasaran kejahatan atau keisengan. Maka carilah kerumunan atau keramaian, supaya keberadaan kita tidak terlalu mencolok. Atau jikapun terjadi sesuatu, maka khalayak akan lebih mudah aware serta membantu.

 

  1. Siapkan Tubuh Yang Fit

Mudik terkadang membutuhkan energi lebih besar dibandingkan pulang kampung di hari-hari biasa. Perjalanan jauh, macet dan padat manusia bisa jadi menyedot vitalitas kita. So, jangan ambil resiko mudik dengan tubuh yang tidak bugar. Kalau perlu siapkan vitamin atau asupan tambahan untuk menunjang kesehatan tubuh kita.

 

  1. Jangan Lupa Adab Safar

Di luar segala rencana mudik yang seru, sebagai muslim tentu saja kita perlu mengamalkan adab safar. Di antaranya, membaca doa, memohon kebaikan dalam perjalanan dan meminta ampunan Allah, berpamitan pada keluarga/teman-teman yang ditinggalkan, dan lain-lain.

  1. Keep Contact dengan Teman yang Ditinggalkan serta Keluarga di Seberang

Perjalanan jauh terkadang menyisakan kekhawatiran, apalagi kalua kamu masih jomblo ?. Seringkali keluarga atau teman yang ditinggalkan bertanya-tanya bagaimana kabar kita selama menempuh perjalanan. Apakah sehat-sehat saja? Adakah kendala? Mengapa molor dari jadwal? Dan sebagainya. Maka kabarilah kerabat dan sanak keluarga supaya mereka tenang dan terus mendoakan keselamatan dari jauh.

 

Ok dear, are you ready now? Semoga tips di atas dapat mengingatkan kembali sebagai bekal perjalanan kita. Tetap waspada, jaga diri baik-baik dan pancangkan tawakkal kepada Allah sepenuh jiwa. Selamat mudik! ?

***

picture  : https://www.expedia.com/

 

Artikel Menarik Lainnya




comments

Artikel InspiratifMuslimah

Yuk hijrah menjadi seorang muslimah yang lebih baik dengan berlangganan newsletter kami. GRATIS!

Pendaftaran kamu berhasil! Setelah ini, kami akan meberitahukan berbagai artikel terbaru melalui email yang kamu daftarkan.